Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments
suara daerah

Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018

Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Sebentar lagi, tepatnya di Agustus 2018, akan digelar pesta olahraga Asian Games 2018, di Jakarta–Palembang, Sumatera Sela­tan (Sumsel). Persiapan telah dilakukan pemerintah dan atlit beserta official Indonesia mu­lai dari perbaikan sarana dan prasarana pertandingan hingga anggaran yang dikeluarkan.

Dengan ditunjuknya Sum­sel sebagai tuan rumah Asian Games, membuktikan Sumsel adalah provinsi yang aman karena syaratnya cukup berat dan ketat. Ini bukti bahwa Sumsel mempunyai citra baik di mata dunia internasional.

Untuk mengetahui apa yang telah dan akan dilakukan jaja­ran Pemerintah Provinsi (Pem­prov) Sumsel dalam menggelar Asian Games 2018 di Palem­bang, wartawan Koran Jakarta, Agus Supriyatna, berkesem­patan mewawancarai Guber­nur Sumsel, Alex Noerdin, di Palembang, baru-baru ini. Beri­kut petikan selengkapnya.

Bagiamana persiapan Asian Games di Palembang?

Ya, di Indonesa, hanya Palembang dan Jakarta yang jadi tuan rumah Asian Games. Ini juga sudah dipromosikan ke seluruh dunia. Kalau kita tur, di airport di 45 negara, sudah ada logo ini (Asian Games). Di negara Asia sudah dipromosikan.

Bagaimana sampai bisa Palembang ditunjuk sebagai tuan rumah?

Ada beberapa persyaratan untuk jadi tuan rumah Asian Games. Ini kan hanya seting­kat di bawah Olimpiade. Jadi syaratnya berat dan ketat. Salah satunya masalah kon­dusivitas daerah. Sumsel ini belum pernah terjadi benturan antaretnis agama. Insya Allah tak akan terjadi.

Jadi Sumsel provinsi zero konflik?

Ya, zero konflik, ini sudah dikenal oleh dunia interna­sional.

Keunggulan lainnya?

Kami ini pengalaman menggelar PON, Sea Games, Islamic Games, dan event-event internasional lainnya. Semuanya berlangsung de­ngan damai dan sukses. Lalu, kami pernah jadi tuan rumah Asian University Games. Su­dah ada 42 kali sports event internasional. Jadi mere­but tuan rumah (Asian Games) ini tak mudah.

Contohnya apa?

Jakabaring Sports City adalah bukti ke­sungguhan hati kami. Bayangkan, pada 2010, ini masih rawa- rawa. Tapi 11 bulan kami sulap jadi kota olahraga. Padahal, itu diba­ngun saat cuaca ekstrem dan dana tak jelas. Tapi 11 bulan jadi seperti ini.

Jakabaring ini standarnya in­ternasional. Kolam renang yang digunakan saat Sea Games dari stainles steel. Salah satu terbaik di Asia. Lapangan tembak su­dah digunakan saat Sea Games, untuk Asian Games ditambah fasilitasnya, ini sudah selesai. Ini juga terbaik.

Arena bowling harusnya di Jakarta yang jadi tuan rumah. Tapi karena arena sudah tua, dialihkan ke kami. Hanya beberapa bulan, sudah se­lesai dan ini arena terbaik di Asia. Untuk lomba dayung, the best in the word. Sekarang per­baikan taman, penghijauan.

Pemerintah pusat banyak bantu?

Tentu pemerintah pusat banyak membantu. Asian Games ini kan alat mencapai tujuan. Kami seba­gai tuan rumah dapat jalan tol, dan lain-lain. Kami dapat light railway transit (LRT), ada 13 stasiun. Ini satu-satunya LRT yang lewat atas sungai di dunia. Ya, Asian Games tinggal hitungan hari. Insya Allah, bersama Jakarta kami akan membuat bangga Indonesia.

Sosialisasi Asian Games sendiri ke publik atau masyarakat bagaimana?

Ini juga terus dilakukan. Saya sudah meminta camat dan lurah di wilayahnya ma­sing-masing ikut berpartisipasi menyukseskan Asian Games Jakarta–Palembang. Semua pihak saya minta ikut terlibat langsung dalam menyosialisasi Asian Games ini.

Ini kan waktu pelaksanaan sebentar lagi, masih banyak yang harus dibenahi. Maka dari itu, saya minta semua stake­holder mulai dari wali kota, TNI, Polri, hingga ke camat dan lurah untuk meningkatkan partisipasi Asian Games.

Arti penting Asian Games bagi Sumsel seperti apa?

Kesuksesan pelaksanaan Asian Games mendatang ada­lah pertaruhan harga diri bagi kami. Makanya, semua lapisan masyarakat harus siap untuk mendukung event olahraga internasional ini.

Manfaat Asian Games bagi Sumsel?

Sumsel akan menda­patkan banyak manfaat saat event Asian Games berlangsung. Ini kan bisa menjadi jalan untuk mencapai tujuan tertentu dalam menyejahterakan masyarakat. Ingat, Asian Games adalah suatu alat untuk mencapai tujuan, termasuk dalam meningkatkan pereko­nomian masyarakat. Contoh­nya saja, LRT, jalan tol, dua jembatan Musi, rumah sakit, dan perluasan bandara. Itu se­mua karena ada Asian Games di sini.

Progres infrastruktur pen­dukung bagaimana?

Ada tiga infrastruktur lain­nya akan selesai pada 2018. Ketiga infrastuktur itu adalah LRT yang merupakan transpor­tasi pendukung dari bandara ke Jakabaring Sport City (JSC), kemudian Tennis Convention Hall, dan rowing. Untuk LRT ditargetkan selesai Februari 2018. Perlu tiga empat bulan untuk conditioning, sementara mulai beroperasi pada Juni 2018. Tennis Convention Hall sendiri baru selesai akhir Mei atau awal juni 2018.

Sementara itu, kami juga akan membangun venue row­ing yang merupakan terbaik di dunia. Jadi secara keseluruhan pada Juni 2018, semua pem­bangunan di Palembang akan rampung. Pokoknya Palem­bang jadi kota paling cantik di Indonesia.

Tennis Convention Hall ini yang menarik. Atapnya bisa tertutup dan terbuka. Nanti­nya, Tennis Convention Hall bisa multifungsi bukan hanya untuk menggelar pertanding­an tenis, tapi juga bisa diguna­kan untuk pagelaran konser, rapat besar, atau kegiatan lain. Kapasitasnya muat 7.000 orang.

N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment