Koran Jakarta | April 21 2019
No Comments

Strategi Transformasi di Era Digital

Strategi Transformasi di Era Digital

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Perusahaan perlu merespon tahun ekonomi digital 2019. Pimpinan perusahaan perlu memperkuat strategi digital agar bisa kompetitif dalam persaingan.

Tahun 2019 menjadi tahun opritmisme bagi Revolusi Industri 4.0. Tahun ini kecerdasan buatan (AI), realitas gabungan (Mixed Reality/MR) dan Internet of Things (IoT) bukan hanya diadopsi tapi juga menjadi pending transformasi digital. Ketiganya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan terhadap cara masyarakat bekerja, hidup, terhubung dan bermain.

Presiden Direktur, Microsoft Indonesia, Haris Izmee, menyebutkan, 2019 seabagai tahun perusahaan perlu melakukan transformasi digital. Dengan memanfaatkan komputasi awan (cloud computing) pemimpin perusahaan seperti CEO perlu merespon ekonomi digital dengan strategi digital. “Dalam merespon hal tersebut, para CEO perlu mempertimbangkan lima keputusan teknologi untuk memperkuat strategi digital mereka dan menjadi lebih kompetitif di industri,” ujar Haris.

Microsoft memiliki lima keputusan teknologi yang dicetuskan CEO Microsoft Satya Nadella, dengan nama Tech intensity. Konsep ini diklaim dapat mendorong mempercepat adopsi teknologi untuk membangun kemampuan digital. Lima keputusan teknologi yang sejalan dengan Tech intensity, yaitu Modernisasi Strategi Data, Mempercepat Adopsi Cloud Secara Menyeluruh, Pengembangan Keterampilan Digital Tenaga Kerja, Menumbuhkan Pola Pikir Digital, dan Organisasi Digital Ditandai dengan Kepercayaan (trust).

Modernisasi Strategi Data, menjadi kunci untuk mengelola proses pertumbuhan data. Perbankan misalnya, membutuhkan alat untuk melacak dan menganalisis data acak dari berbagai saluran seperti perangkat, touchpoint terbaru pelanggan dan arus data pihak ketiga. Mempercepat Adopsi Cloud Secara Menyeluruh, sebagai respon akan ketakutan pada sistem keamanan data serta kepatuhan terhadap regulasi.

Dengan hybrid cloud (integrasi public cloud dan on-premise) seperti Azure Stack, memungkinkan perusahaan membagi data dan aplikasi di dua domain tersebut. Lebih lanjut Hais mengungkapkan, layanan Hybrid Cloud Azure Stack, ini sudah tersedia melalui enam mitra lokal Microsoft di Indonesia, yaitu Telkom Telstra, CBN Cloud, ViBi- Cloud, Visionet (VidiaCloud), Datacomm, dan Angkasa. Pengembangan Keterampilan Digital Tenaga Kerja, perlu menjadi perhatian bagi para CEO.

Mereka perlu memprioritaskan pengembangan keterampilan tenaga kerja agar terjadi kesinambungan antara kemampuan pekerja dan proses transformasi. Menumbuhkan Pola Pikir Digital, menurut guru manajemen Peter Drucker sangat penting.

Melalui konsep Culture eats technology for breakfast, penerapan teknologi tidak akan mampu mentransformasi perusahaan ke arah digital, bila dibarengi dengan perubahan budaya terbuka dan menyukai eksperimen. Haris menjelaskan, Microsoft sendiri selama 4 tahun terakhir selama bertransformasi, yang fokus menciptakan budaya learn-it-all, bukan know-it-all.Perubahan pola pikir ini mentransformasi mode bisnis Microsoft secara dramatis. Sementara Organisasi Digital Ditandai dengan Kepercayaan (trust). Lebih lanjut Haris menjelaskan organisasi butuh waktu lama untuk membangun kepercayaan, yang ironisnya dapat dihancurkan dalam sekejap.

Kepercayaan merupakan hal yang krusial bagi organisasi digital yang tidak hanya rentan terhadap serangan dunia maya, tetapi juga menghadapi tantangan lain seperti regulasi yang terus berubah serta ekspektasi kepatuhan etika dalam transaksi online dan penanganan data konsumen.

CEO merupakan penanggung jawab kepercayaan pelanggan dan perlu memastikan bahwa semua unsur kepercayaan, diantaranya keamanan, privasi, reliabilitas, transparansi, kepatuhan dan etika, semenjak awal telah tertanam pada inisiatif-inisiatif transformasi digital. “Beberapa industri bahkan tidak hanya terdisrupsi, tetapi juga berevolusi, sehingga adopsi teknologi dan proses digital diperlukan untuk tetap relevan dan kompetitif dengan perkembangan teknologi,” ujar Haris. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment