Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Spurs Tak Berdaya di Markas Jazz

Spurs Tak Berdaya di Markas Jazz

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

UTAH- San Antonio Spurs kembali menelan kekalahan memalukan di pen­tas NBA 2018-2019. Buruknya pertahanan Spurs membuat mereka kalah 105-139 dari tuan rumah Utah Jazz di Vivint Smart Home Arena, Rabu (5/12) pagi WIB.

Berkunjung ke markas Jazz, Spurs menurunkan kekuatan ter­baik seperti LaMarcus Aldridge dan DeMar DeRozan. Namun Spurs su­dah tidak berdaya sejak kuarter pertama. Spurs cuma sempat unggul dua poin dua kali di menit-menit awal saja. Jazz menutup kuarter pertama dengan skor telak 34-20.

Pada kuarter dua, Spurs sedikit membaik. Namun tetap saja Spurs tak bisa mengejar perolehan angka Jazz. Saat jeda babak per­tama, Jazz sudah unggul 16 poin. Memasu­ki kuarter tiga, permainan Spurs semakin memprihatinkan. Jazz dengan leluasa me­lesakkan 41 poin, sedangkan Spurs hanya membuat 31 poin.

Karena sudah tertinggal jauh, pada kuarter empat, Spurs memainkan pemain cadangannya. Hasilnya Jazz sempat unggul sampai 37 poin sebelum akhirnya menutup laga dengan margin 34 angka.

Center Rudy Gobert di laga ini benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Spurs. Dia membuat double-double dengan 18 poin dan 10 rebound. Donovan Mitchell finis dengan 20 angka. Di kubu Spurs, DeRozan dan Aldridge sama-sama menorehkan 16 poin. Keduanya hanya bermain dibawah 25 menit saja akibat skor telak.

Sementara itu, pemain basket Los Ange­les Clippers, Patrick Beverley didenda oleh NBA sebesar 25.000 dolar AS (Rp361 juta le­bih) gara-gara melempar penonton dengan bola di Dallas, Minggu lalu. Pemain guard itu sebelumnya harus meninggalkan lapangan karena melakukan pelanggaran ketika kuar­ter keempat tersisa 9:10 menit pada pertand­ingan yang berakhir kekalahan Clippers 110-114 dari tuan rumah Dallas Mavericks.

Kepada media usai pertandingan, Beverley mengaku marah karena penon­ton tersebut berteriak menghina ibunya. “Saya sudah kasih tahu wasit, kasih tahu pihak keamanan. Saya tidak pernah diusir dari lapangan sejak bermain di NBA,” kata sBeverley. AFP/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment