Koran Jakarta | May 23 2017
No Comments
Pengadaan BBM

SPBU Apung di Pulau Seribu Segera Dibangun

SPBU Apung di Pulau Seribu Segera Dibangun

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam waktu dekat akan menyediakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mobile terapung di wilayah Kepulauan Seribu. Rencananya, pembangunan SPBU akan dimulai pada bulan Februari 2017 mendatang.

“SPBU akan di bangun di seputar Pulau Karya. Nantinya SPBU ini akan dibuat mobile yang melayani dua titik sisi barat dan timur, karena Kepulauan Seribu memiliki musim angin barat dan timur, ujar General Manager Marketing Operation Region (MOR) III, Jumali di Jakarta, Rabu (11/1).

Jumali menjelaskan penyediaan SPBU terapung ini merupakan program yang sudah direncanakan sejak Oktober 2016 lalu. Namun, baru dapat dikerjakan pada awal tahun 2017 ini dikarenakan izin lokasi dari Pemprov DKI yang membutuhkan proses dan waktu yang sedikit lama.

“Saya pastikan bulan depan sudah mulai dibangun. SPBU melayani penjualan solar untuk nelayan dengan sistem kartu yang sudah direkomendasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di SPBU apung ini akan sama dengan harga jual di daratan. Meskipun, pembangunan SPBU mobile ini bekerjasama dengan perusahaan swasta.

“Justru mereka memberikan jaminan harga yang dijual akan sama dengan yang di daratan. Ya saya berharap agar SPBU ini segera beroperasi supaya kesejahteraan hidup nelayan Pulau Seribu semakin cepat meningkat,” tandas Budi.

Lebih lanjut Budi menerangkan, nantinya SPBU mobile ini hanya melayani penjualan solar dengan sistem kartu yang telah direkomendasikan oleh Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan. Kartu tersebut khusus diberikan kepada nelayan atau pemilik kapal di bawah 25 Gross Tonnage (GT). “Jadi yang bisa membeli solar hanya nelayan yang memiliki kartu,” tutup dia. nis/P-5

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment