Koran Jakarta | December 17 2017
No Comments

Sevilla Tunda Langkah Liverpool ke 16 Besar

Sevilla Tunda Langkah Liverpool ke 16 Besar

Foto : REUTERS/Jon Nazca
A   A   A   Pengaturan Font

SEVILLA – Pemain Sevilla Guido Pizarro mencetak gol penyama pada menit ke-93 untuk menyelesaikan kebangkitan luar biasa setelah ketinggalan tiga gol dari Liverpool. Pertandingan Grup E Liga Champions itu berakhir imbang 3-3. Liverpool hampir memastikan lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2009, namun gol Pizarro menjelang akhir pertandingan menunda langkah “The Reds”.

Torehan Sadio Mane dan dua gol dari Roberto Firmino di Ramon Sanchez-Pizjuan menempatkan Liverpool unggul tiga gol dalam waktu 30 menit, namun Sevilla bangkit dari ketinggalan setelah turun minum. Wissam Ben Yedder menjaringkan bola dua kali sebelum gol penyama Pizarro. Hasil itu membuat Liverpool tetap di puncak klasemen dengan sembilan poin, Sevilla berada di urutan kedua dengan delapan poin. Spartak Moscow ada pada posisi ketiga dengan enam, setelah mereka bermain imbang 1-1 dengan Maribor dalam pertandingan lainnya.

Liverpool, yang memenangi Liga Champions pada 2005 setelah menang atas AC Milan di final, kini harus menghindari kekalahan melawan Spartak untuk lolos dalam pertandingan terakhir grup pada 6 Desember.

“Rasanya bagi kami ini seperti kalah, tapi kami tidak kalah. Masih ada pertandingan lain yang dimainkan dan peluang masih di tangan kami. Tapi saat ini terasa sangat buruk,” ujar pelatih Liverpool Juergen Klopp kepada BT Sport. Firmino membuka keunggulan Liverpool di menit kedua. Mane menggandakan keunggulan pada menit ke-22. Firmino kemudian mencetak gol ketiga di menit ke-30.

Kesalahan lini pertahanan Liverpool membuat Sevilla memulai kebangkitan mereka. Ben Yedder memulainya dengan mencetak gol pada menit ke-51. Bek Liverpool Moreno kemudian menjatuhkan striker Prancis itu di area penalti dan Ben Yedder tak melakukan kesalahan menjaringkan bola dari titik penalti, sebelum gol penyama Pizarro.

“Kami berhenti bermain sepakbola pada babak kedua. Kami memiliki satu kesempatan sebelum kami kebobolan gol kedua,” kata Klopp lagi. “Kami benar-benar yakin jika setelah babak pertama. Sudah jelas apa yang akan kami lakukan. kesalahan utama kami adalah selama 15 menit kami tidak bermain sepakbola, kami bersikap pasif, kami sedikit terlalu bertahan. Mereka melawan dan melakukannya dengan baik.”

Ini menjadi hasil imbang kedua lawan Sevilla setelah di leg pertama yang digelar di Anfield September lalu, Sevilla juga menahan “The Reds” 2-2.

Sedangkan pelatih Sevilla, Berizzo mengatakan, hasil imbang itu telah memberikan kepercayaan diri pada para pemainnya. “Bila kami selalu konsisten menyerang, dalam sepak bola semuanya akan terbayar,” ujar pelatih Sevilla Berizzo. “Permainan sepakbola menunjukkan bahwa kami harus selalu percaya dan itulah yang terjadi hari ini,” sambungnya. ben/Rtr/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment