Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments
PREDIKSI RUPIAH

Sentimen Eksternal Dominan

Sentimen Eksternal Dominan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

 

 

 

Jakarta – Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga The Fed turut menjadi penopang bagi dollar AS. Karenanya, tekanan terhadap rupiah diprediksi masih berlanjut. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, kemarin, menyatakan The Fed menunjukkan keyakinan inflasi dapat mencapai target 2 persen. Inflasi merupakan salah satu indikator bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga.

“Investor saat ini masih mencari lebih banyak petunjuk untuk rencana The Fed terkait suku bunganya,” katanya. Seperti diketahui, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (23/5) sore, melemah 48 poin dari sehari sebelumnya menjadi 14.179 rupiah per dollar AS. Ariston mengatakan sentimen mengenai hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang kondusif menjadi salah satu faktor yang mendorong dollar AS kembali diminati pelaku pasar.

“Dollar AS menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia, dengan meredanya tensi hubungan dagang AS-Tiongkok akan menjaga perekonomian negara itu,” katanya. Dia menambahkan terlepas dari meredanya tensi hubungan dagang dua negara itu, dollar AS juga didukung oleh berlanjutnya kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat bertenor 10 tahun yang di atas 3 persen. 

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment