Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments
PREDIKSI RUPIAH

Sentimen Eksternal Beralih ke Brexit dan Perang Dagang

Sentimen Eksternal Beralih ke Brexit dan Perang Dagang

Foto : ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
A   A   A   Pengaturan Font

 

 

JAKARTA – Depresiasi rupiah berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Sebab, setelah normalisasi monter oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) dipastikan tak agresif tahun lalu, sentimen eksternal saat ini beralih ke gejolak di Eropa, terutama Brexit, dan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Kurs dollar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (22/3) waktu New York, atau Sabtu (24/3) pagi WIB, di tengah anjloknya euro akibat kekhawatiran atas perlambatan ekonomi Eropa, dipicu oleh data manufaktur Jerman yang suram. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (22/3) sore, melemah 23 poin dari sehari sebelumnya menjadi 14.163 rupiah per dollar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan salah satu sentimen negatif bagi rupiah yaitu Uni Eropa yang sepakat memberikaan perpanjangan waktu hingga 22 Mei 2019 jika proposal Brexit disetujui oleh parlemen Inggris pekan depan. Jika tidak ada persetujuan dari parlemen pekan depan, perpanjangan waktu hanya berlaku sampai 12 April 2019. 

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment