Semua Orang Bisa Punya Telepon Satelit | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments
Teknologi Telepon Satelit

Semua Orang Bisa Punya Telepon Satelit

Semua Orang Bisa Punya Telepon Satelit

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Dimasa pelonggaran pembatasan sosial saat pandemic virus corona merebak, segera banyak orang melakukan kegiatan keluar rumah. Menjelajah alam jadi pilihan, sekalipun lokasi terpencil tetap bisa terkoneksi dengan dunia luar.

 

Mendaki gunung, menginap di resor terpencil, atau bermalam di di tengah hutan, jadi pilihan para pecinta kegiatan penjelajahan setelah berbulan-bulan menahan diri di rumah. Yang membedakan kegiatan penjelajahan ke daerah-daerah terpencil ini adalah tetap terkoneksi dengan kerabat dimanapun dia berada.

Mengunggah video atau foto-foto dahsyat dari lokasi terpencil ke media sosial merupakan kebanggaan tersendiri. Ini semua bisa terlaksana l;ancar dengan dukungan teknologi kekinian dari telepon satelit. Banyak alat diciptakan, bahkan versi terbaru dari alat komunikasi off-grid bekerja dengan dihubungkan dengan smartphone, dan akan berfungsi mengubahnya menjadi telepon satelit dalam sekejap. Ini dapat digunakan untuk melacak, dan berbagi lokasi, mengakses peta, mengirim pesan teks, berbagi posting media sosial, dan lainnya tanpa harus khawatir tentang jangkauan jaringan.

Ada kalanya orang harus berada di lokasi yang terpencil saat bekerja atau melakukan penjelajahan. Terutama jika wilayah yang didatangi sulit dijangkau seperti puncak gunung, lembah, lepas pntai, pulau terpencil dan banyak lagi. Lokasi yang terpencil ini jelas tidak memiliki jangkauan sinyal telepon yang baik. Padahal, harus tetap berkomunikasi dengan rekan kerja atau keluarga yang berada di kota lain.

Solusinya menggunakan telepon satelit. Tidak seperti telepon konvensional, yang terhubung dengan tower penerima sinyal (Base Transceiver Station), telepon satelit terhubung langsung dengan satelit, yang berada di luar angkasa. Dengan demikian, jangkauan dari telepon satelit jelas lebih luas daripada telepon biasa, telepon jenis ini, bahkan dapat menjangkau seluruh penjuru dunia.

Karena letak sumber sinyal yang jauh dari permukaan bumi, untuk dapat menggunakan telepon satelit dengan lancar, dibutuhkan trik khusus. Sebisa mungkin, pengguna harus berada di lokasi yang tidak terhalang apapun, seperti tanah lapang. Menggunakan telepon satelit di dalam ruang, atau pada lokasi yang terhalang pohon, akan menghambat penerimaan sinyal.

Beberapa Fitur

Seperti halnya telepon seluler pada umumnya, telepon satelit genggam juga menggunakan kartu SIM. Tampilan layar hp satelit juga akan menampilkan indikator baterai, kekuatan sinyal, daftar panggilan, hingga layanan pesan teks, suara dan foto.

Telepon satelit genggam dapat digunakan untuk menelepon selama empat jam, dan memiliki ketahanan baterai selama 36-40 jam. Untuk pengisian daya, biasanya pengguna dapat menggunakan listrik atau dengan panel surya yang tersedia pada bagian punggung telepon. Ini memang disiapkan karena penggunaan telepon yang biasanya jauh dari sumber listrik.

Jika pengguna tidak lagi berada di lokasi yang terpencil, telepon genggam satelit juga dapat dipasangi kartu GSM biasa. Telepon ini memang dirancang untuk penggunaan di medan yang berat, sehingga tampilannya kokoh dan kuat.

Cara Kerja Telepon Satelit

Telepon satelit dapat bekerja dengan mengirimkan sinyal radio kepada satelit, yang kemudian mengirimkan kembali sinyal ke bumi. Sinyal ini kemudian diterima oleh Public Switched Telephone Network (PSTN), yang lantas akan menyambungkan telepon pengguna kepada pihak yang bersangkutan. PSTN juga bertugas untuk mengubah sinyal yang berasal dari satelit luar angkasa, supaya bisa dibaca oleh telepon yang ada di bumi.

Tanpa adanya proses ini, telepon satelit tidak akan dapat menerima dan menyampaikan pesan dengan jelas. Ada kalanya, telepon ini juga digunakan untuk berkomunikasi antar satelit, di luar angkasa. Hal ini dapat dilakukan, apabila satelit tersebut memiliki stasiun penghubung yang ada di bumi. Stasiun ini lantas akan menerima, dan kemudian mengembalikan sinyal dari kedua satelit tersebut.

Kalau melihat dari desain telepon satelit genggam tersebut, sudah jelas bahwa telepon genggam satelit ditujukan untuk mereka yang memiliki kegiatan tertentu. Terutama mereka yang kerap kali berada di lokasi yang terpencil. Beberapa pekerjaan juga menuntut pekerjanya untuk menggunakan telepon genggam satelit ini, mulai dari mereka yang ada di bidang aviasi, unit darurat pemerintah, militer, hingga untuk pekerjaan di medan yang sulit.

Meski demikian ada kemungkinan masyarakat biasa, atau warga sipil untuk menggunakan telepon satelit. Biasanya, mereka akan menggunakan telepon satelit untuk tujuan penjelajahan atau pendakian gunung. Penjelajahan yang dilakukan di kawasan terpencil jelas akan tetap membutuhkan komunikasi ke luar. Padahal, jaringan sinyal yang mampu diterima di kawasan seperti itu, biasanya rendah, atau bahkan tidak ada sama sekali.

Telepon satelit mampu menangkap sinyal dengan menggunakan satelit, sehingga dapat membantu kegiatan yang diperlukan pengguna. Bahkan mengirim foto sebuah lokasi terpencil, segera bisa dibagikan di medsos grup.

Menggunakan telepon genggam satelit ada biaya yang harus dibayarkan. Pada umumnya, untuk satu kali panggilan dengan telepon satelit, pengguna akan dikenakan biaya mulai dari 0,15 dolar AS hingga 2 dolar AS tiap menit, dengan tarif umum yang berkisar antara 0,80 dolar AS hingga 1,50 dolar AS per menitnya.

Secara umum, biaya panggilan dengan telepon satelit lebih mahal jika dibandingkan dengan telepon seluler. Tetapi, saat ini beberapa telepon satelit memiliki layanan prabayar, dengan harga berkisar antara 100 dolar AS hingga 5,000 dolar AS.

Telepon satelit memang memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh telepon biasa. Bisa menjangkau di berbagai daerah yang tidak dapat di-cover oleh telepon konvensional, telepon satelit menawarkan berbagai fitur menarik. Mulai dari dilengkapi ketahanan pada cuaca ekstrem, hingga daya tahan baterai hingga ratusan jam.

Berikut beberapa telepon satelit yang banyak digunakan oleh perorangan dan perusahaan diantaranya Thuraya XT Lite. Telepon satelit ini memiliki keunggulan konektivitas tak terbatas. Selain panggilan telepon, Thuraya XT lite  juga dapat digunakan untuk SMS. Pengoperasiannya mudah, dan dapat digunakan di berbagai kondisi yang ekstrem. Bahkan seperti di gurun pasir, saat mendaki gunung, atau ketika berlayar di tengah lautan. Kejernihan kualitas suara, dan uninterupted connection, juga merupakan salah satu kelebihan telepon satelit ini, sehingga pengguna tak perlu bingung masalah komunikasi.

DeLorme inReach SE Satellite Tracker. Telepon satelit DeLorme ini mengutamakan pelacakan posisi, untuk keselamatan selama berpetualang. Hp satelit ini dapat memicu fitur SOS, dan berinteraksi bolak-balik dengan GEOS, pusat pemantauan pencarian, dan tim penyelamatan 24/7 mereka. Fitur keselamatan pendukung lainnya yaitu pesan teks untuk 160 karakter, dan koordinat GPS yang dapat pengguna kirim melalui email, atau nomor hp di mana saja di dunia.

Fitur interval pelacakan yang dapat disesuaikan, dari 10 menit hingga 4 jam, akan membantu pengguna untuk melacak perjalanan pengguna,   dan membagikan lokasi pengguna, termasuk koordinat GPS, ketinggian dan kecepatan perjalanan. Telepon satelit ini memiliki cakupan global 100 persen, melalui jaringan satelit Iridium.

Telepon satelit lainnya adalah Iridium Extreme. Menggunakan jaringan Iridum, telepon satelit ini bisa digunakan hingga empat jam durasi telepon, dan tiga puluh jam pemakaian dalam mode standby. Telepon satelit dengan berat 247 gram ini, juga dilengkapi GPS dan retractable omnidirectional antena. Display-nya monokrom, dan bisa digunakan untuk SMS. Tersedia juga fitur emergency SOS, konektivitas data via USB, dan akses poin. Sedangkan, data speed-nya mencapai 2.4 Kbps dengan jaringan 66 low earth orbit satelite.

Berikutnya Inmarsat IsatPhone 2. Telepon satelit ini dapat menjangkau secara global, juga dilengkapi fitur emergency SOS dan location tracking. Inmarsat IsatPhone 2 memiliki baterai yang tahan lama, yakni delapan jam durasi telepon, dan 160 jam dalam mode stand by. Telepon yang bisa digunakan untuk SMS ini, mampu tahan dengan berbagai kondisi cuaca. Bahkan dalam kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti di kutub dengan suhu minus 20 derajat Celcius dan juga tahan dengan 95 persen kelembaban. Selain itu, telepon ini juga dibekali dengan dust resistant, shock resistant, dan splash resistant dengan toleransi temperatur maksimal 55 derajat Celcius.

Globalstar GSP – 1700, merupakan telepon satelit yang menjanjikan kejernihan kualitas suara yang optimal saat digunakan. Dengan data speed 9,6 Kbps, telepon dengan berat 7.05 ons ini memiliki baterai yang tahan digunakan hingga empat jam durasi telepon, dan 36 jam dalam mode stand by. Globalstar GSP – 1700 juga dilengkapi dengan backlit color display, sehingga optimal bila digunakan dalam kondisi outdoor. Telepon dengan dimensi 5.3×2.2×1.5 inci ini memiliki lighted keypad, dan location tracking yang bisa menjangkau latitude, dan longitude.

Telepon satelit berikutnya Iridium 9555. Desain yang ringan dan kompak, adalah salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh telepon satelit ini. Telepon satelit yang bisa digunakan hingga empat jam durasi telepon, dan tiga puluh jam dalam mode stand by ini, tahan digunakan dalam berbagai kondisi, dengan range suhu minus 10 hingga 55 derajat Celcius. Iridium 9555 juga dilengkapi dengan fitur water resistant, shock resistant dan dust resistant. Hal tersebut memungkinkannya untuk penggunaan darat, laut dan udara. Bahkan telepon ini juga dapat digunakan untuk mengirimkan email pendek.

Berikutnya ada Thuraya SF2500. Menggunakan jaringan Thuraya, telepon satelit ini adalah solusi komunikasi terbaik untuk pengguna yang bekerja di bidang maritim. Telepon ini merupakan kombinasi dari kualitas suara yang optimal, GPS tracking, geofencing, dan layanan SMS dalam satu produk. Dilengkapi dengan backlit keypad, produk dari MSS ini memiliki terminal storage hingga 3000 kontak. Pengguna jadi bisa lebih leluasa menyimpan kontak dari banyak kenalan.

Laman Trendhunter.com menampilkan sebuah alat yang bisa mengubah telepon genggam biasa menjadi telepon satelit. Adalah New Bivy Stick yang mempersiapkan petualang untuk perjalanan di alam terbuka. Perjalanan di alam terbuka telah meningkat secara drastis, dan popularitasnya melesat di kalangan konsumen yang mencari cara untuk kembali ke alam, setelah sekian bulan menahan diri di rumah karena serangan Covid-19.

Komunikasi adalah salah satu bagian dari perjalanan ke pedalaman, karena kemampuan untuk memberi tahu keluarga, dan teman tentang kemajuan seseorang, meminta bantuan, atau membuat tanda SOS selama keadaan darurat, semua membantu memberi orang kepercayaan diri untuk melakukan perjalanan lebih jauh.

 

Hal tersebut membuat perusahaan merespons kebutuhan konsumen dengan produk-produk seperti Bivy Stick baru. Versi terbaru dari alat komunikasi off-grid ini, bekerja dengan dihubungkan dengan smartphone, dan akan berfungsi mengubahnya menjadi telepon satelit dalam sekejap. Ini dapat digunakan untuk melacak, dan berbagi lokasi, mengakses peta, mengirim pesan teks, berbagi posting media sosial, dan lainnya, tanpa harus khawatir tentang jangkauan jaringan.


Bivy Stick adalah perangkat komunikasi satelit terkecil, paling sederhana di dunia. Mudah dibawa kemana pun pengguna pergi, dan bahkan lebih mudah digunakan. Dengan paket data yang terjangkau dan fleksibel, pengguna menyimpan anggaran petualangannya untuk petualangan sesungguhnya.  Bawa kemana-mana. Berkomunikasi dari mana saja. New Bivy Stick adalah cara paling ringan dan paling efisien, untuk berkomunikasi dari pedalaman. Dengan desain sederhana, dan fungsi sistem pengguna baru di aplikasi. Tidak pernah semudah ini untuk membagikan lokasi pengguna, mendapatkan laporan cuaca, mengirim pesan, atau memulai tanda SOS. New Bivy Stick dilengkapi dengan tombol SOS khusus, untuk memungkinkan pengguna segera meminta bantuan jika terjadi keadaan darurat. Perangkat tidak memerlukan biaya aktivasi, dan tidak datang dengan kontrak tahunan yang mahal.

 

Berikut adalah pembaruan penting dengan New Bivi Stick, ukurannya setengah dari berat dan berat unit sebelumnya yang 95 gram. Semua fungsi komunikasi utama dapat dilakukan tanpa ponsel, termasuk SOS dan checkin. Pengisian sekarang USB-C. Lampu indikator mengomunikasikan status unit dengan jelas. Peringkat IP67 (1 meter hingga 30 menit). Jaringan Iridium memastikan layanan global penuh, termasuk daerah kutub. Mudah dijepitkan ke jaket motor, tas, atau bahkan jadi gantungan kunci.


Sistem menggunakan kredit pesan, ini membuat biaya penggunaan masuk akal, penagihan serendah 17 dolar AS per bulan. ars

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment