Koran Jakarta | July 17 2018
No Comments
enyelamatan Anak Terjebak I Pelatih Sepak Bola “Wild Boars” yang Terakhir Keluar Gua

Semua Anak Berhasil Dievakuasi

Semua Anak Berhasil Dievakuasi

Foto : AFP/TANG CHHIN Sothy
Akhir Misi Penyelamatan l Pengendara motor melintasi papan iklan bergambar anak-anak dan pelatih tim sepak bola “Wild Boar” yang dipasang di Chiang Rai pada Selasa (10/7) malam, tak lama setelah seluruh anak-anak dan pelatih mereka terperangkap di gua Tham Luang, berhasil dievakuasi oleh tim penyelam penyelamat.
A   A   A   Pengaturan Font

Setelah selama 18 hari terjebak dalam gua Tham Luang, akhirnya kemarin seluruh anak-anak dan pelatih tim sepak bola “Wild Boars”, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim penyelam penyelamat.

 

MAE SAI – Rombongan terakhir empat anak dan seorang pelatih tim sepak bola “Wild Boars”, yang terjebak selama 18 hari di dalam gua Tham Luang, pada Selasa (10/7) malam telah berhasil dievakuasi seluruhnya dari kompleks gua tersebut. Dengan keberhasilan itu, maka misi penyelamatan yang menggemparkan dunia itu akhirnya selesai sudah.

Tim penyelam khusus yang berasal dari Angkatan Laut Thailand dan dibantu penyelam profesional asing, mempercepat misi evakuasi sepanjang Selasa kemarin hingga jelang malam, setelah ada kekhawatiran banjir di kompleks gua itu akan semakin tinggi serta ancaman kekurangan oksigen bisa membahayakan korban maupun tim penyelamat.

“Seluruh anak-anak ‘Wild Boars’ dan pelatih mereka berhasil dikeluarkan dari gua,” demikian tulis tim penyelam khusus AL Thailand lewat media sosial Facebook. “Semuanya selamat,” imbuh mereka.

Pada Minggu (8/7) dan Senin (9/7) lalu, tim penyelam penyelamat itu berhasil mengevakuasi masing-masing 4 anak-anak dari dalam kompleks gua setelah menempuh lorong-lorong gua yang sempit, tajam, gelap, tergenang air keruh, dan amat jauh itu.

12 anak yang berumur antara 11-16 tahun dan pelatih sepak bola mereka yang berusia 25 tahun, masuk dalam gua Tham Luang di Distrik Mae Sai, Provinsi Chiang Rai, utara Thailand, pada 23 Juni lalu usai latihan sepak bola. Mereka terperangkap saat gua itu dibanjiri air hujan. Besarnya banjir mendesak mereka untuk masuk ke dalam gua lebih jauh sejauh 4 kilometer.

 

Tak Mudah

Meniliki risiko dari misi penyelamatan anak-anak yang terjebak dalam gua itu, tadinya upaya evakuasi diperkirakan akan berlangsung lama menunggu air surut dan musim penghujan berakhir.

Ketua tim penyelamat yang juga merupakan Gubernur Chiang Rai, Narongsak Osotthanakorn, malah mengatakan bahwa misi penyelamatan itu sebagai hal yang tak mungkin dilakukan. Namun tim penyelam penyelamat bersikeras akan menenpuh risiko apapun demi keselamatan anak-anak itu, walau dalam prosesnya, seorang penyelam mantan pasukan elite AL Thailand tewas dalam misi penyelamatan ini pada Jumat (6/7) pekan lalu.

Misi penyelamatan itu tidak mudah karena banyak anak-anak yang terjebak itu tak bisa berenang dan tak punya pengalaman menyelam.

Keberhasilan misi penyelamatan 12 anak dan pelatih sepak bola, disambut gembira oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. “Atas nama warga AS, kami ucapkan selamat bagi pasukan penyelam khusus AL Thailand atas keseluruhan misi penyelamatan yang sukses atas 12 anak dan pelatih sepak bola mereka dari gua yang ada di Thailand. Sebuah momentum yang mengharukan. Semua selamat, misi yang luar biasa,” cuit Trump melalui media sosial Twitter.

Sementara itu klub sepak bola ternama asal Inggris, Manchester United, melayangkan undangan pada tim sepak bola “Wild Boars” agar mereka datang ke Inggris dan berkunjung ke klub mereka. 

 

AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment