Koran Jakarta | September 20 2018
No Comments
VARIA

Semarang Bisa Jadi Poros Maritim Indonesia

Semarang Bisa Jadi Poros Maritim Indonesia

Foto : ISTIMEWA
Wlikota Semarang. Hendrar Prihadi.
A   A   A   Pengaturan Font

SEMARANG - Wali Kota Se­marang, Hendrar Prihadi opti­mistis Semarang yang dijuluki Kota Atlas itu bisa menjadi po­ros maritim Indonesia dengan mengulang sejarah sebagai pusat perdagangan dari jalur sutera.

“Sejarah menyebutkan bahwa Semarang adalah pusat per­dagangan di Indonesia yang menjadi bagian penting dari aktivitas perdagangan dunia melalui jalur sutera,” kata Hendrar yang akrab dipanggil Hedi saat menjadi pembicara pada kuliah umum di kampus Aka­demi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran Semarang, Jawa Te­ngah, Senin (10/9).

Hendi menyebutkan setidaknya ada dua tantangan yang dihadapi Kota Semarang untuk membangun kembali poros maritim, yakni penataan infrastruktur dan penambahan ni­lai pemanfaatan kekayaan laut.

Apabila dua tantangan tersebut mampu diupayakan pe­nyelesaiannya secara bersama-sama, kata dia, Semarang akan cepat mewujudkan diri kembali sebagai poros mari­tim di Indonesia.

“Sejarah tersebut harus kita bangun kembali. Semarang konon daerah maritim yang hebat, namun kenyataannya banyak potensi yang terbangun baik, baik sisi infrastruktur maupun pemanfaatan kekayaan laut,” katanya.

Artinya, kata dia, menjadi tugas para lulusan kelautan untuk bersama-sama Pemerintah Kota Semarang dalam mengembangkan potensi kemaritiman di Kota Semarang agar mengulang kejayaan masa lalu.

Selama ini, kata dia, Pemkot Semarang terus berupaya menata kawasan pesisir yang menghadapi permasalahan rob dan banjir dengan berbagai cara, seperti penataan sis­tem drainase dan pembangunan kolam retensi.

“Tidak hanya itu, dilakukan pula normalisasi sungai-sungai hingga penataan permukiman nelayan di kawasan pesisir Tambaklorok Semarang yang rencananya disulap menjadi kampung bahari,” katanya. SM/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment