Koran Jakarta | November 23 2017
No Comments
Korupsi Masjid

Sekda Saefullah Diperiksa Mabes Polri

Sekda Saefullah Diperiksa Mabes Polri

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan masjid Al-Fauz di Kantor Walikota Jakarta Pusat tahun anggaran 2010-2011.

“Penyelidikan itu ada, soal masjid Walikota Jakpus. Tapi kalau penyelidikan, kami tidak bisa beritahu detilnya seperti apa,” kata Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Erwanto di Jakarta, Rabu (11/1).

Sejauh ini, kata Erwanto ada 20 orang saksi yang telah dimintai keterangan dalam pengusutan kasus ini.

Namun ditanya, siapa saja saksi-saksi tersebut, Erwanto enggan untuk menjawab. “Nggak bisa disebut, masih lidik (penyelidikan),” ujar Erwanto. 

Ditanya siapa pihak masyarakat yang telah melaporkan korupsi pembangunan masjid tersebut, Erwanto juga enggan menjawab. “Siapapun pelapornya dalam tindak pidana korupsi, wajib dilindungi,” ujar Erwanto. 

Penyidik Bareskrim telah melayangkan surat pemberitahuan pengecekan fisik atas keberadaan masjid tersebut ke Walikota Jakarta Pusat saat ini. Penyidik telah memberitahukan Walikota Jakarta Pusat sesuai surat pemberitahuan cek fisik No.B/80/Tipikor/I/2017/Bareskrim tertanggal 10 Januari 2017, yang ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim, Brigjen Akhmad Wiyagus. 

Saat dikonfirmasi, Erwanto membenarkan adanya pengecekan fisik tersebut. “Tim lagi cek fisik,” kata Erwanto. 

Dari informasi yang dihimpun, mesjid tersebut, dibangun pada masa kepemimpinan Walikota Jakarta Pusat, Sylviana Murni. Dan mesjid tersebut baru selesai dibangun pada masa kepemimpinan Saefulloh. Mesjid itu sendiri dibangun menggunakan APBD dengan besar anggaran 27 miliar rupiah. 

Selain melakukan cek fisik masjid, penyidik Bareskrim juga menjadwalkan pemeriksaan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah terkait kasus in

Pembangunan Masjid Al-Fauz di Kantor Walikota Jakarta Pusat dimulai pada awal Juni 2010 dan rampung pada akhir Desember 2010. Pembangunan mesjid tersebut dilakukan ketika kepemimpinan Sylviana Murni sebagai Walikota Jakarta Pusat. Kemudian pada 4 November 2010, Saefullah dilantik menggantikan posisi Sylviana karena diangkat sebagai Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Sementara peresmian Masjid Al-Fauz dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada 30 Januari 2011. Masjid dua lantai itu dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 sebesar 27 miliar rupiah. eko/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment