Koran Jakarta | July 21 2019
No Comments
Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Tahan Joko Driyono

Satgas Antimafia Bola Tahan Joko Driyono

Foto : ANTARA/APRILLIO AKBARANTARA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Satuan Tugas Antimafia Bola Polri resmi menahan Pelaksana Tu­gas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono (JD), di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, usai di­periksa, Senin (25/3).

“Saudara JD diperiksa tadi pukul 10.00 WIB, lalu kami ge­lar perkara sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, kami lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,” ujar Kepala Satgas Antimafia Bola Polri, Brigadir Jenderal Hendro Pan­dowo, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/3).

Joko Driyono, kata Hendro, akan ditahan selama 20 hari sejak 25 Maret 2019 hingga 13 April 2019 mendatang. Se­belumnya, dia sudah ditetap­kan sebagai tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau mema­suki dengan cara membong­kar, merusak, atau menghan­curkan barang bukti yang telah dipasang garis polisi oleh penguasaan umum di kantor Komisi Disiplin PSSI, sejak 14 Februari 2019 lalu.

Joko Driyono diduga sengaja merusak sejumlah do­kumen yang berkaitan dengan beberapa peristiwa yang saat ini sedang diinvestigasi oleh Satgas Antimafia Bola Polri, khususnya barang bukti pengaturan skor pertandingan sepak bola. Pengerusakan dilakukan usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Re­serse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pada Rabu, 19 Februari 2019.

Polri telah menjelaskan kronologi penetapan Joko Driyono sebagai tersangka berawal dari ditetapkannya terlebih dahulu tiga tersangka, yakni Muhammad Mardani alias Dani sopir Joko Driyono, Musmuliadi alias Mus seorang pesuruh di PT Persija dan Ab­dul Gofar pesuruh di PSSI.

Ketiganya ditetapkan ter­sangka dalam kasus peru­sakan dokumen barang bukti yang oleh penyidik dianggap dokumen penting untuk mengungkap kasus pengaturan skor. Mereka diduga ditugaskan oleh Joko Driyono untuk memusnahkan barang bukti itu. jon/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment