Saat Istana Jadi Saksi Keberagaman Indonesia | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 24 2017
No Comments
HUT RI ke 72

Saat Istana Jadi Saksi Keberagaman Indonesia

Saat Istana Jadi Saksi Keberagaman Indonesia

Foto : ANTARA/Rosa Panggabean
Presiden Joko Widodo menyerahkan duplikat Sang Saka Merah Putih kepada Pembawa Bendera Merah Putih Fariza Putri Salsabila, disaksikan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8).
A   A   A   Pengaturan Font

Keberagaman Indonesia benar-benar terlihat saat Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 digelar di Istana Merdeka, Jakarta, sebab para menteri, pejabat tinggi negara, hingga para tamu undangan yang hadir mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. Pantauan Koran Jakarta, Kamis (17/8) Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo terlihat anggun dengan mengenakan pakaian adat Minang berwarna merah, lengkap dengan tutup kepalanya. Lalu Wapres Jusuf Kalla mengenakan pakaian adat Bugis, Makassar lengkap dengan songkok Recca (peci khas Bugis). Sementara Ibu Wapres Mufida Jusuf Kalla mengenakan baju adat Minang bernuansa biru.

\Baju adat yang dipakai Presiden Jokowi dan Wapres JK ini berbeda dengan yang dipakai saat pidato Kenegaraan HUT RI Ke-72 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8). Presiden saat itu mengenakan baju adat Bugis lengkap dengan songkok Recca, sedangkan Wapres JK mengenakan baju adat Jawa lengkap dengan blangkonya.

“Karena memang kita ini warna-warni dan sangat beragam. Inilah Indonesia. Agar tahu bahwa kita ini sangat beragam,” kata Presiden Jokowi saat dimintai keterangannya soal alasan mengenakan pakaian adat. Hal itu disampaikan Presiden saat menyapa wartawan yang meliput Prosesi Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Istana Merdeka, Jakarta.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menggunakan pakaian adat saat menghadiri peringatan HUT RI Ke-72 di Istana. Bersama istri, Tri Suswati, Kapolri menggunakan pakaian adat Papua. ”Ini pakai baju adat Papua. Ini istri saya juga pakai. Ini punya sendiri,” kata Kapolri sambil menunjuk kostum rumbai-rumbai yang dipakai istrinya kepada wartawan yang menanyakan pakaian adat yang dipakai.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tetap menggunakan pakaian dinas lengkap. Namun, istri Gatot mengenakan pakaian adat Daerah Istimewa Yogyakarta berwarna hitam. Para menteri yang hadir juga pakaian adat masing-masing daerah. Menkumham Yassona H. Laoly misalnya mengenakan pakaian adat Nias.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menggunakan pakaian adat Betawi, Mendikbud Muhadjir Effendy mengenakan pakaian adat jawa lengkap dengan blangkon, menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti mengenakan pakaian khas dayak, Kalimantan. Tidak hanya itu, Pasukan pengaman Presiden (Paspampres) sebagian juga menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia seperti Lampung, Aceh, Bugis dan lainnya.

Mereka mendapatkan arahan langsung dari Presiden sejak sebulan lalu. Keragaman Indonesia di Istana semakin nampak saat tamu undangan yang hadir juga mengenakan baju adat dari daerahnya masing-masing seperti Jawa, Kalimantan (dayak), Papua, Aceh, Sumatera dan lainnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Istana Kepresidenan kembali menggelar upacara bendera untuk menyambut HUT RI Ke-72. Peringatan Kemerdekaan kali ini berlangsung sangat meriah. m umar fadl/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment