Russia Siapkan Vaksinasi Massal Virus Korona Pada Oktober | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments

Russia Siapkan Vaksinasi Massal Virus Korona Pada Oktober

Russia Siapkan Vaksinasi Massal Virus Korona Pada Oktober

Foto : ANTARA/Shutterstock
A   A   A   Pengaturan Font

MOSKWA - Menteri Kesehatan Russia tengah mempersiapkan kampanye vaksinasi massal terhadap virus korona jenis baru pada Oktober, sebagaimana dilaporkan kantor berita setempat pada Sabtu (1/8), setelah sebuah vaksin menyelesaikan uji klinis.

Kantor Berita Interfax melaporkan bahwa Menteri Kesehatan Mikhail Murashko mengatakan Gamaleya Institute, sebuah fasilitas penelitian negara di Moskwa, telah menyelesaikan uji klinis vaksin dan dokumen untuk pendaftaran vaksin tengah dipersiapkan untuk mendaftarkannya.

Dia mengatakan bahwa para dokter dan guru akan menjadi kelompok pertama yang divaksinasi. "Kami merencanakan vaksinasi yang lebih luas pada Oktober," kata Murashko.

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters pekan ini bahwa vaksin Covid-19 potensial pertama Russia akan mendapatkan persetujuan peraturan lokal pada Agustus dan akan diberikan kepada petugas kesehatan sesudahnya. Gamaleya Institute telah menciptakan vaksin berbasis adenovirus.

Namun kecepatan pergerakan Russia untuk meluncurkan vaksin tersebut telah mendorong beberapa media Barat untuk mempertanyakan apakah Moskwa menempatkan prestise nasional di atas sains dan keselamatan.

Kepala Dana Investasi Langsung Russia, Kirill Dmitriev, menyamakan apa yang dia katakan adalah keberhasilan Russia dalam mengembangkan vaksin, dengan peluncuran Sputnik 1 Uni Soviet pada 1957, yang merupakan satelit pertama di dunia.

Pada Sabtu, Russia melaporkan 95 kematian tambahan dari virus korona jenis baru, sehingga totalnya menjadi 14.058. Otoritas terkait melaporkan 5.462 kasus baru, sehingga total kasus menjadi 845.443.

Lebih dari 100 bakal vaksin sedang dikembangkan di seluruh dunia guna mencoba menghentikan pandemi Covid-19. Setidaknya empat dari vaksin tersebut berada dalam uji coba manusia fase III akhir, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk tiga yang dikembangkan di Tiongkok dan satu lagi di Inggris. Ant/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment