Koran Jakarta | April 20 2019
No Comments
Pemberantasan Korupsi

Romahurmuziy Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Romahurmuziy Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Foto : ANTARA/RENO ESNIR
TIBA DI KPK I Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengenakan masker dan bertopi) digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI, Romahur­muziy atau Rommy, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Ko­rupsi (KPK) di Hotel Bumi, Jalan Ba­suki Rachmat, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/3) pagi. Rommy diduga ter­libat kasus suap jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Selain Rommy, KPK juga meng­amankan lima orang lainnya, di an­taranya staf anggota DPR, pejabat daerah Kementerian Agama, dan seorang swasta. Usai diamankan ke Polda Jawa Timur, pada Jumat ma­lam, Rommy dan empat orang lain­nya dibawa ke Jakarta untuk diperik­sa penyidik di Gedung KPK.

Saat OTT di Surabaya, penyidik mengamankan sejumlah uang yang diduga adalah bagian dari transak­si yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut. Se­mentara itu, penyidik KPK di Jakar­ta membawa sejumlah barang bukti usai melakukan penggeledahan dari rumah Rommy di Jalan Batu Ampar, Jakarta Timur. KPK juga melakukan penyegelan ruangan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, masih enggan membeberkan nama-nama yang terjaring OTT bersama Ketua Umum PPP. Namun, Febri membenarkan terkait dengan peng­isian jabatan di Kementerian Agama.

“Dari identifikasi yang sudah kami lakukan diduga terkait dengan peng­isian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah. Kami perlu mendalami lebih lan­jut informasi-informasi tersebut dan KPK belum bisa menyebutkan siapa saja orang-orang yang diamankan,” katanya.

Terkait sejumlah uang yang telah disita KPK, Febri juga belum mau me­maparkan secara rinci. “Apakah itu suap, apakah itu gratifikasi atau ben­tuk korupsi yang lain, saya kira belum tepat saya sampaikan sekarang ka­rena proses masih berjalan dan ada waktu maksimal 24 jam,” katanya.

Gunakan Masker

Rommy tiba di Gedung KPK se­kitar pukul 20.13 WIB. Dia seperti enggan menunjukkan wajah ke awak media, Rommy berjalan cepat sam­bil menutupkan badan ke tim penyi­dik. Rommy terlihat memakai masker abu-abu, setelan serbagelap, dengan jaket hitam, kacamata hitam, dan topi hitam. Tidak berselang lama, ke­lima orang lainnya yang juga turut di­amankan tiba di Gedung KPK.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Ja­tim, Musyafa Noer, mengaku menda­pat kabar penangkapan Romahurmuz­iy setelah diberitahu oleh rombongan DPP PPP yang ikut menyertai dan me­nginap di Hotel Bumi Surabaya.

“Waktu penangkapan, saya sedang dalam perjalanan dari rumah ke ho­tel, untuk mengantar beliau yang akan kembali ke Jakarta dari Bandara Juanda. Ternyata sampai hotel sudah dibawa, dan ponselnya tidak bisa di­hubungi,” katanya. ola/SB/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment