Koran Jakarta | September 24 2019
No Comments

RI Kritik Rencana PM Netanyahu Aneksasi Tepi Barat

RI Kritik Rencana PM Netanyahu Aneksasi Tepi Barat

Foto : AFP/GILCO HEN-MAGEN
ambil gambar netanyahu l Anggota Knesset Israel-Arab, Ayman Odeh (kiri) menggunakan telepon untuk mengambil gambar close-up Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di ruang utama Knesset di Yerusalem, Rabu (11/9). Netanyahu berencana melakukan aneksasi Tepi Barat yang kemudian diprotes banyak negara Islam.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras per­nyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang men­janjikan aneksasi Israel atas sebagian Tepi Barat jika dirinya berkuasa kembali setelah pemilu.

“Pernyataan tersebut jelas bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB serta mengancam kelangsungan proses perdamaian,” demikian pernyataan pemerintah Indonesia yang disampaikan melalui Kemen­terian Luar Negeri RI pada Rabu (11/9).

Selain mengecam janji PM Netanyahu, pemerintah In­donesia pun menyerukan kembali penyelesaian isu Pales­tina berdasarkan solusi dua negara dan parameter yang di­sepakati internasional dan mengingatkan pentingnya bagi OKI agar secara kolektif untuk segera merespons pernyata­an yang berbahaya tersebut.

Adapun wilayah yang dijanjikan Netanyahu untuk dica­plok adalah Lembah Jordan yang mencakup sekitar seperti­ga dari wilayah Tepi Barat. Sementara pemilu Israel akan di­gelar pada 17 September mendatang dan PM Netanyahu di­perkirakan akan kembali terpilih.  SB/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment