Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments
Strategi Bisnis

PTPP Bentuk Tiga Anak Usaha Patungan

PTPP Bentuk Tiga Anak Usaha Patungan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membentuk tiga anak usaha patungan yakni PT Celebes Railway Indonesia, PT PP Sinergi Banjaratma, dan PT Jasamarga Restarea Batang. Pembentukan perusahaan patungan tersebut bertujuan untuk menunjang kegiatan PTPP.

Sekretaris Perusahaan PTPP, Agus Samuel Kana, mengatakan untuk pembentukan PT Celebes Railway Indonesia terdiri atas PTPP, PT Bumi Karsa, PT China Communications Construction Engineering Indonesia, dan PT Iroda Mitra. Modal dasar usaha patungan sebesar 200 miliar rupiah dan modal yang telah ditempatkan dan disetor sebesar 50 miliar rupiah.

“Perusahaan tersebut bergerak di bidang konstruksi dan pengangkutan,” ungkapnya dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (11/2). Di dalam perusahaan patungan tersebut, proporsi kepemilikan saham antara lain, PTPP sebanyak 45 persen atau setara dengan 22,5 miliar rupiah, PT Bumi Karsa 22,50 persen setara 11,25 miliar rupiah, PT China Communications Construction Engineering Indonesia 22,50 persen setara 11,25 miliar rupiah, dan PT lroda Mltra sebesar 10 persen setara 5 miliar rupiah.

Penyertaan saham PTPP dalam perusahaan patungan tersebut dicatat dalam buku PTPP sebagai penyertaan dalam perusahaan asosiasi. Pembentukan usaha patungan ini turut menunjang kegiatan usaha sehingga akan memperoleh pendapatan berulang (recurring income) serta memperkuat keuangan PTPP.

Selanjutnya, pembentukan PT PP Sinergi Banjaratma bertujuan untuk pembangunan dan pengembangan tempat istirahat dan pelayanan (rest area) pada jalan Tol Pejagen- Pemalang. Pihak-pihak yang bertransaksi di antaranya PTPP, PT PP Properti Tbk, PT Jasamarga Properti, PT Wasklta Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Pe rkebunan Nusantara IX atau PTPN IX, dan PT Perusahaan Perkembangan Ekonomi Nasional Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

Dalam hal ini terdapat hubungan afiliasi antara PTPP dengan PP Properti bahwa PTPP merupakan pemegang saharn mayoritas PP Properti. Untuk modal dasar usaha patungan sebesar 63,42 miliar rupiah dan modal yang telah ditempatkan dan disetor sebesar 63,42 miliar rupiah. Komposisi pemegang saham PTPP 32,5 persen setara 20,61 miliar rupiah, PT Jasamarga Properti 20 persen setara 12,68 miliar rupiah.

WSKT 20 persen setara 12,68 miliar rupiah, PP Properti 10 persen atau setara 6,34 miliar rupiah, PTPN IX sebesar 10 persen atau setara 6,34 miliar rupiah, dan RNI sebesar 7,5 persen setara 4,75 miliar rupiah. Sementara untuk PT Jasamarga Restarea Batang, pihakpihak yang bertransaksi yakni PTPP, PP Properti, PT Jasamarga Properti, dan PT Perkebunan Nusantara IX atau PTPN IX.

Untuk modal dasar dan disetor dalam usaha patungan sebesar 26,53 miliar rupiah. Proporsi kepemilikan saham adalah PTPP 17 persen atau setara 4,51 miliar rupiah, PP Properti 10 persen setara 2,65 miliar rupiah, PT Jasamarga Properti 65 persen setara 17,24 miliar rupiah, dan PT Perkebunan Nusantara IX sebesar 8 persen atau setara 2,12 miliar rupiah. 

 

yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment