Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Pemilu 2019 I KPU Cianjur Akan Musnahkan 3.608 Surat Suara DPD

Provinsi Babel Kekurangan 42.731 Surat Suara

Provinsi Babel Kekurangan 42.731 Surat Suara

Foto : ANTARA/AKBAR TADO
MENGEMAS KOTAK SUARA - Pekerja mengemas kotak suara untuk didistribusikan di Gudang Logistik Pemilu 2019 KPU Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (11/4). Logistik pemilu tersebut selanjutnya didistribusikan ke sejumlah pulau dan daerah terpencil di kabupaten Mamuju.
A   A   A   Pengaturan Font
Rata-rata surat suara masih kekurangan karena rusak dan kurang pengiriman

BELITUNG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Davitri, mengatakan KPU se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih kekurangan 42.731 lembar surat suara untuk pilpres maupun pemilu legislatif. Kekurangan surat suara tersebut tersebar di enam kabupaten/kota.

“Rata-rata surat suara masih kekurangan karena rusak dan kurang pengiriman. Kita sudah menyampaikan ke pusat pada 1 April usulan surat suara tambahan,” kata Davitri, Kamis (11/4). Davitri menjelaskan KPU Babel sudah menerima surat suara sejak 28 Maret. Dirinya sudah menginstruksikan agar KPU kabupaten/kota segera melakukan sortir dan pelipatan surat suara sebelum 1 April.

“Saya minta kebut lipat dan kita sudah sampaikan kekurangan ini. Babel sudah masuk (data nasional) untuk dicetak. Kita juga sudah berkoordinasi dengan penyedia yang ada di Makassar untuk kemudian dicetak di Makassar,” ujarnya. KPU Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, juga belum menerima pergantian surat suara Pemilu 2019 yang rusak.

Padahal, saat ini KPU Cianjur tengah melakukan pendistribusian logistik Pemilu 2019 sehingga khawatir mengganggu jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sekjen KPU Cianjur, Endan Hamdani, mengatakan telah mengajukan permohonan pergantian kekurangan surat suara tersebut ke KPU RI sejak sepekan lalu.

“Dari hasil sorlip ditemukan ribuan lembar surat suara yang rusak, untuk pileg dan pilpres,” kata Endan. Selain kekurangan surat suara karena ada yang rusak, KPU Cianjur juga mendapati adanya kurang kirim, seperti pada lembar surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Jumlahnya sekitar 23.000 lembar. Jadi, total kekurangan surat suara untuk pilpres saat ini sebanyak 27.000 lembar lebih, sisanya (yang rusak) surat suara pileg,” sebut dia.

 

Berlebih

 

Selain soal kekurangan surat suara, KPU Cianjur juga menerima kelebihan surat suara pada lembar anggota DPD-RI sebanyak 3.608 lembar. Ketua KPU Cianjur, Hilman Wahyudi menjamin, surat suara yang lebih itu akan dimusnahkan sebelum hari H atau hari pencoblosan untuk menghindari penyalahgunaan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami simpan dan catat untuk kemudian dilaporkan ke KPU RI. Masih menunggu instruksi, apakah harus dikembalikan atau dimusnahkan. Biasanya kalau harus dimusnahkan itu dilakukan H-1 pencoblosan,” ungkap dia. Sementara itu, KPU Gunungkidul, Yogyakarta, telah mendistribusikan logistik pemilu pertama kali meski masih kekurangan surat suara sekitar 5.623 lembar

Untuk pengiriman pertama kali dilakukan untuk wilayah pinggiran. Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Rulan Hani, mengatakan pengiriman pertama dilakukan ke daerah perbatasan karena memiliki kondisi geografis yang lebih ekstrem dibandingkan daerah pilihan (dapil) lainnya.

“Daerah yang sulit adalah Purwosari, Panggang, Tanjungsari, Gedangsari, termasuk sulit medannya, lalu Dapil III di Girisubo Rongkop Ponjong. Kami utamakan daerah pinggiran yang perbatasan dengan daerah lain,” kata Ahmadi. KPU Kabupaten Kudus juga masih kekurangan surat suara mencapai sekitar tiga ribu lembar. 

 

Ant/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment