Koran Jakarta | May 21 2019
No Comments
Pameran Inacraft

Produk IKM Berpotensi Masuk Pasar Internasional

Produk IKM Berpotensi Masuk Pasar Internasional

Foto : ANTARA/HO/HUMAS BNI
KUNJUNGI STAN INACRAFT - Presiden Joko Widodo mendapat penjelasan dari Direktur Retail Banking BNI Tambok P Setyawati (ketiga dari kanan) saat mengunjungi salah satu mitra dari Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI di acara Pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia (Inacraft) 2019 di Jakarta, Rabu (24/4). Inacraft berlangsung pada 24-28 April 2019.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus ber­kreasi dan berinovasi. Hal itu dilakukan agar produk-produk kerajinan Indonesia bisa ma­suk ke pasar Internasional.

“(Harus) mencari pasar-pasar nontradisional dengan meningkatkan kualitas produk, meningkatkan este­tika dari produk-produk kera­jinan Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat membuka The 21st Jakarta International Handicraft Trade Fair (Ina­craft) 2019, di Jakarta Conven­tion Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (24/4).

Presiden menjelaskan produk kerajinan Indonesia sangat potensial untuk ke pasar internasional, apalagi ekspor produk kerajinan dari Indo­nesia terus meningkat. Selain itu, lanjut Presiden, jumlah IKM kerajinan saat ini sudah mencapai 700 ribu unit dan menyerap hampir 1,3 juta tenaga kerja.

Naik Kelas

Dalam kesempatan itu, Presiden memuji penyelenggaraan Inacraft yang dinilainya “naik kelas” dari tahun ke ta­hun. Sebab, kualitas produk-produk yang dipamerkan se­makin baik.

“Memang itu yang kita inginkan agar produk-produk kerajinan Indonesia terus naik kelas. Naik kapasitas produksinya, naik kualitasnya, naik daya saingnya, naik de­sainnya, dan naik pamornya. Utamanya untuk kualitas ekspornya,” ujar Presiden yang didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Presiden mendukung pengembangan Inacraft yang kini sedang merambah ke du­nia digital dengan Inacraft on­line, sehingga nantinya akan memudahkan para calon pembeli dari luar negeri.

“Memang eranya sudah era digital sehingga setiap saat calon-calon pembeli dari mancanegara dapat mengak­ses produk-produk kerajinan Indonesia lewat online sys­tem,” ucap Presiden.

Untuk diketahui, peny­elenggaraan Inacraft ini su­dah dimulai sejak tahun 1999. Tahun ini adalah penyeleng­garaan yang ke-21 kali. Para peserta dari pameran yang bertema From Smart Village to Global Market itu kurang lebih sebanyak 1.700 peserta, yang terdiri atas 26 persen dari dinas-dinas daerah, 9 persen dari kementerian/BUMN, dan sisanya 66 persen dari peserta individu atau perseorangan.

Hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri Perindustrian Airlangga Har­tarto, Sekretaris Kabinet Pra­mono Anung, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Mu­naf, dan Gubernur DKI Jakar­ta Anies Baswedan. fdl/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment