Pria Berpisau Lukai Seorang Perempuan di Sydney | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 10 2019
No Comments
Teror Penikaman

Pria Berpisau Lukai Seorang Perempuan di Sydney

Pria Berpisau Lukai Seorang Perempuan di Sydney

Foto : Twitter
Bekuk Pelaku l Polisi menggiring seorang pria pelaku penikaman di Sydney, Australia, pada Selasa (13/8). Berdasarkan informasi terakhir, polisi menyatakan pelaku bernama Mert Ney, yang memiliki sejarah gangguan jiwa dan baru saja kabur dari fasilitas perawatan mental.
A   A   A   Pengaturan Font

SYDNEY - Seorang perem­puan berusia 41 tahun dibawa ke rumah sakit setelah ditikam di pusat kota Sydney, Australia, pada Selasa (13/8).

“Kami mendapati seorang perempuan dengan luka tusuk di bagian punggung yang ki­ni sedang mendapatkan pe­rawatan medis di rumah sakit Sydney,” kata Kepala Inspek­tur Kepolisian Negara Bagian New South Wales, Gavin Wood, kepada awak media di Sydney, seraya menambahkan bahwa luka yang dialami korban tidak begitu serius.

“Pria tak dikenal itu juga berupaya menikam orang lain namun gagal,” imbuh Wood.

Dalam keterangannya, Wood juga mengatakan serang­an tersebut tampaknya tak ber­alasan namun pihak kepolisian tetap mempertimbangkan mo­tif lainnya.

Sementara itu harian Syd­ney Morning Herald melapor­kan bahwa polisi telah berha­sil mengidentifikasi pelaku pe­nikaman yang bernama Mert Ney, 21 tahun. Otoritas lokal kemudian menyatakan bah­wa aksi penikaman itu bukan sebagai serangan teroris, na­mun mereka sedang menda­lami motif dari pelaku berbuat nekad. “Ney memiliki sejarah gangguan mental,” lapor Syd­ney Morning Herald.

Polisi pun kini sedang men­dalami apakah jasad seorang perempuan yang ditemukan di dalam sebuah apartemen tak jauh dari lokasi penika­man memiliki kaitan dengan insiden tersebut. “Semua in­formasi yang kami miliki akan menghubungkan kedua keja­hatan ini,” kata Komisaris Poli­si Mick Fuller pada konferensi pers, seraya menjelaskan bah­wa tersangka penikaman ada­lah pelaku tunggal dengan se­jarah gangguan mental dan te­lah kabur dari sebuah fasilitas perawatan mental.

Komisaris polisi Fuller pun mengatakan tersangka memi­liki beberapa ideologi yang ter­kait dengan terorisme, tetapi ti­dak memiliki hubungan yang jelas dengan organisasi teror­is manapun. Diyakini pria itu memiliki USB yang berisi detil pembunuhan massal di Selan­dia Baru dan Amerika Serikat (AS).

Tayangan Video

Insiden penikaman itu ter­jadi sekitar pukul 14:00 wak­tu setempat di persimpangan jalan Clarence dan jalan King, yang ada di sebuah kawasan bisnis di pusat kota Sydney.

Tayangan rekaman video di media sosial Twitter memperli­hatkan seorang pemuda berlari melintasi persimpangan ko­ta dan kemudian loncat ke at­ap mobil, dengan memamer­kan sesuatu yang tampaknya seperti pisau besar.

Sementara itu, tayangan lainnya menunjukkan pelaku diringkus oleh sejumlah orang yang memegang kursi dan kerat minuman.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, dalam cuitan­nya di media sosial menyebut serangan penikaman itu sa­ngat memprihatinkan, namun ia memuji mereka yang me­nangkap pelaku penikaman tersebut. ang/Ant/BBC/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment