Koran Jakarta | July 22 2018
No Comments
Pencegahan Korupsi

Presiden Serahkan Gratifikasi senilai Rp 58 Miliar ke KPK

Presiden Serahkan Gratifikasi senilai Rp 58 Miliar ke KPK

Foto : ISTIMEWA
Giri Suprapdiono, Direktur Gratifikasi KPK
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyerahkan sejumlah barang gratifikasi kepada Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono, Senin (12/3). Barang yang diserahkan berjumlah enam boks. Adapun total nilainya mencapai 58 miliar rupiah.

“Sebelumnya ini sudah dilaporkan oleh Bapak Presiden dan saat ini kami bawa untuk kami serahkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan,” ujar Giri di Kompleks Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat, Senin (12/3). Jumlah itu, lanjut Giri, adalah barang gratifikasi yang dikumpulkan sejak kurun waktu 2017 hingga 2018.

Setelah ini, Kemenkeu akan mengkaji nasib barang-barang tersebut. Giri menyebutkan ada empat opsi terkait itu. Pertama, dilelang. Kedua, dimasukkan ke dalam museum. Dalam konteks barang-barang yang dilaporkan Jokowi ini, akan diletakkan di dalam museum di dalam Istana Bogor.

Ketiga, barang-barang itu diserahkan ke yayasan, lembaga, institusi atau kelompok yang membutuhkannya. Keempat, dapat dibeli oleh pelapor, dalam hal ini Presiden Jokowi. Saat ditanya apa saja barang-barang yang dilaporkan Jokowi ke KPK, Giri menegaskan, tidak bisa menjawabnya secara detail.

“Barang-barangnya cukup banyak. Yang saya bisa sampaikan, jumlahnya ada enam boks besar. Ini pun sebenarnya ada permintaan dari pemberi dan yang lain-lain untuk tidak dipublikasikan,” ujar Giri. Giri menambahkan, pelaporan barang gratifikasi ini merupakan teladan yang baik bagi pejabat negara.

Ia berharap pejabat negara lainnya dapat mengikuti jejak Presiden Jokowi dalam hal melaporkan barang gratifikasi. “Ini bagian dari pencegahan korupsi. Siapa pun PNS atau penyelenggara negara, baik itu terkait atau tidak, diberikan sesuatu, melaporkan sesegera mungkin,” ujar Giri. 

 

fdl/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment