Presiden Jokowi Komitmen Jaga Ekosistem | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 20 2020
No Comments
Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Presiden Jokowi Komitmen Jaga Ekosistem

Presiden Jokowi Komitmen Jaga Ekosistem

Foto : BPMI SETPRES/KRIS
LEPAS ELANG JAWA I Presiden Joko Widodo menyaksikan pelepasan dua elang Jawa saat mengunjungi Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) di Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/2). Presiden Jokowi bersama masyarakat menanam pohon sebagai bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan di sekitar kawasan Gunung Merapi.
A   A   A   Pengaturan Font

MAGELANG – Presiden Joko Widodo bersama masyarakat menanam pohon di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/2).

Presiden mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya reha­bilitasi hutan dan lahan di sekitar kawasan Gunung Merapi. “Saya kira kita ingin memu­lai hal-hal yang berkaitan dengan ekosistem flora dan fauna, penanaman kembali, dan reboisasi di kawasan-kawasan yang sering banjir atau longsor,” ujar Presiden.

Diketahui, di sekitar kawasan TNGM ter­dapat 30 desa penyangga yang dihuni oleh kurang lebih 107.448 jiwa. Kawasan lereng Gunung Merapi dengan segenap potensi alamnya akan menjadi pendukung bagi daerah-daerah permukiman yang terletak di bawahnya itu apabila dikelola dan dikonser­vasi dengan baik.

Sebab itu, Presiden mengajak kerja sama antara berbagai pihak untuk mengembali­kan dan menjaga kelestarian lingkungan, utamanya di kawasan tersebut.

Presiden Jokowi sendiri menanam pohon pulai (Alstonia scholaris) yang tingginya ku­rang lebih tiga meter. Bersamaan dengan itu, masyarakat setempat juga menanam pohon yang sama di sekitar lokasi.

Sebelum menanam pohon, Presiden ter­lebih dahulu meninjau kebun bibit desa yang dibangun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama masyara­kat setempat di wilayah TNGM. Kebun bibit desa ini menjadi salah satu pendukung bagi upaya rehabilitasi hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Merapi.

Di kebun bibit desa tersebut, Presiden melihat banyak bibit tanaman yang tersedia. Sebagian besar bahkan memiliki nilai eko­nomi yang tinggi yang tentunya dapat mem­berikan manfaat bagi masyarakat sekitar apabila dibudidayakan.

“Yang kita tanam di sini ada petai, ada fungsi hijaunya, tetapi ada fungsi ekonomi­nya juga. Ini jambu kristal, ada fungsi hijau dan fungsi ekonominya untuk rakyat. Nah, ini durian yang saya senang. Pohonnya se­nang, duriannya juga senang,” kata Presiden.

Selain itu, ada pula bibit tanaman vetiver yang dalam beberapa waktu belakangan se­ring disinggung oleh Presiden dan dimintan­ya untuk ditanam di wilayah yang memiliki potensi bencana banjir dan longsor. YK/fdl/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment