Presiden Ingatkan Pentingnya Menjaga Persaudaraan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Persatuan Nasional

Presiden Ingatkan Pentingnya Menjaga Persaudaraan

Presiden Ingatkan Pentingnya Menjaga Persaudaraan

Foto : ANTA RA/Setpres-Agus Suparto
Tinjau Pasar - Presiden Joko Widodo berdialog dengan pedagang ketika meninjau Pasar Kranggan, Jalan Poncowinatan, Jetis, Yogyakarta, Rabu (25/7).
A   A   A   Pengaturan Font

BANTUL – Presiden Joko Widodo mengingatkan mengenai pentingnya menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan di masyarakat. Terlebih, sekarang ini telah memasuki tahun politik.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi di hadapan sekitar 2.000 kepala desa (Kades) dalam acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Tahun 2018 di Graha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (25/7).

“Saya titip karena bapak, ibu, saudara-saudara sekalian ada di tempat yang paling depan yang berhubungan dengan rakyat,” kata Presiden Jokowi sebagaimana keterangan Biro Pers.

Karena itu, Presiden ingin para Kades bisa ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Kalau saudara-saudara bisa menyampaikan ini pada rakyat, menyadarkan, mematangkan cara-cara berpolitik, mendewasakan cara-cara berpolitik kita untuk rakyat, ini akan mendinginkan suasana.

Karena persatuan, persaudaraan, dan kerukunan adalah aset terbesar bangsa ini,” ucap Presiden.

Presiden lalu mengingatkan agar para aparat desa tidak mudah dikompori oleh politisipolitisi yang tidak benar. Sebab, Presiden tidak ingin hanya karena perbedaan pilihan politik masyarakat dibuat pecah dan retak apalagi dengan menggunakan isu agama dan SARA.

“Jangan karena dikomporkompori, ada rakyat yang kemakan. Padahal, tugasnya kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, juga pendamping-pendamping desa itu menyampaikan.

Kepala desa jangan ikut-ikutan terbawa suasana. Tugas Saudara-saudara itu menyejukkan dan mendinginkan suasana,” jelasnya.

Dana Desa

Dalam kesempatan itu juga, Presiden menyinggung soal dana bantuan desa. Jokowi menegaskan, sejak ia dilantik jadi Presiden, telah berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah bantuan dana desa.

Dan, dari tahun ke tahun, dana desa ia telah tingkatkan. Misalnya pada 2015, dana desa yang dikucurkan mencapai 20 triliun rupiah. “Total 187 triliun rupiah dana yang dikucurkan ke desa.

Itu angka yang sangat besar sekali. Anggaran di negara kita, gede sekali,” katanya. Di acara yang sama, saat memberi laporan acara peningkatan kapasitas aparatur desa, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan, di era pemerintahan Jokowi, bantuan dana desa terus ditingkatkan secara signifikan.

Sejak tahun 2015, dana bantuan untuk desa yang telah dikucurkan mencapai 20 triliun rupiah. Pada 2016, ditingkatkan lagi menjadi 47 triliun rupiah, kemudian pada 2017 ditingkatkan menjadi 60 triliun rupiah.

Total dana yang sudah digelontorkan mencapai 187 triliun. Tahun depan, dana desa akan ditingkatkan lagi menjadi 80 triliun rupiah, Dana bantuan sebesar itu, semata -mata untuk memajukan desa. Menteri Tjahjo yakin dana desa yang diberikan bisa memacu pembangunan di desa. ags/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment