Presiden Akan Cabut Keppres Pemberhentian Komisioner Evi Novida | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments
Putusan PTUN

Presiden Akan Cabut Keppres Pemberhentian Komisioner Evi Novida

Presiden Akan Cabut Keppres Pemberhentian Komisioner Evi Novida

Foto : ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Komisioner KPU, Evi Novida
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Staf Khusus Presiden bidang Hukum, Dini Purwono, mengatakan Presiden Joko Widodo menghor­mati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan man­tan komisioner Komisi Pe­milihan Umum (KPU) RI, Evi Novida Ginting Manik, terha­dap Presiden.

Presiden pun akan mener­bitkan keputusan pencabutan Keppres pemberhentian Evi Novida sebagai anggota KPU sebagai tindak lanjut putusan PTUN itu.

“Presiden memutuskan untuk tidak banding. Presiden pun akan menerbitkan keputu­san pencabutan Keppres pem­berhentian Evi Novida sebagai anggota KPU sebagai tindak lanjut putusan PTUN,” kata Staf Khusus Presiden bidang Hu­kum, Dini Purwono, dalam ket­erangan tertulis, Jumat (7/8).

Dini menyebut Presiden memutuskan tidak banding karena mempertimbangkan sifat Keppres yang adminis­tratif. Keppres pemberhentian Evi sebagai anggota KPU itu dikeluarkan Presiden hanya untuk memformalkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Karenanya, substansi perkara ada dalam putusan DKPP, bukan Keppres,” kata Dini.

Menurut Dini, Presiden juga mempertimbangkan bahwa PTUN sudah memeriksa substansi perkara, terma­suk putusan DKPP terhadap Evi. “Mengingat sifat Keppres adalah administratif, maka Presiden tidak melihat alasan untuk tidak menerima putusan PTUN. Substansi pember­hentian dikembalikan kepada DKPP,” ujarnya.

Perkara ini bermula ketika pertengahan Maret 2020 lalu, DKPP melalui Putusan Nomor 317/2019 memecat Evi Novida Ginting Manik sebagai Komisioner KPU. Evi dinilai melang­gar kode etik penyelenggara pemilu dalam perkara pen­calonan anggota legislatif Par­tai Gerindra bernama Hendri Makaluasc. Menindaklanjuti Putusan DKPP, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 34/P Tahun 2020 yang memberhentikan Evi secara tidak hormat per tanggal 23 Maret 2020. n Ant/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment