Koran Jakarta | October 21 2019
No Comments
Akibat Sentimen Penurunan FFR

PREDIKSI RUPIAH

PREDIKSI RUPIAH

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Dinamika arah kebijakan bank sentral Ame­rika Serikat (AS) atau The Fed dinilai tetap menjadi faktor dominan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah ke depan.

Seperti diketahui, kurs rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Rabu (11/7) sore, menguat seiring harapan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga (FFR) pada akhir bulan ini pasca testimoni Gubernur The Fed Je­rome Powell. Rupiah menguat 65 poin atau 0,46 persen dari sehari sebelumnya menjadi 14.067 rupiah per dollar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta kemarin mengatakan penguatan rupiah dipe­ngaruhi sinyal kuat bahwa The Fed akan memangkas suku bunganya.

“Langkah The Fed itu sejalan dengan janji Powell bahwa The Fed akan bertindak sesuai dalam merespons dinami­ka perekonomian Negeri Paman Sam maupun global. Di mana saat ini ekspansi ekonomi AS terancam oleh perang dagang dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia,” ujar Ibrahim. Ant/E-10  

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment