Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Denmark Open

Praveen/Melati Akhiri Puasa Gelar

Praveen/Melati Akhiri Puasa Gelar

Foto : BADMINTONINDONESIA.ORG
A   A   A   Pengaturan Font

ODENSE – Ganda campuran an­dalan Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, mengakhiri puasa gelarnya di Denmark Open 2019. Mereka sukses mere­but gelar pertamanya sejak ber­pasangan dengan mengalahkan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping dari Tiongkok. Dalam waktu 59 menit, Praveen/Melati menang dengan skor 21-18, 18-21, 21-19 atas pasangan unggulan kedua tersebut.

“Bisa menang hari ini tentu senang sekali. Ini merupakan gelar pertama kami setelah satu setengah tahun berpasangan. Dan ten­tu ini akan membuat kami percaya diri di turnamen berikutnya,” kata Praveen usai berlaga, di Odense Sports Park, Den­mark, Minggu (20/10).

Setelah Denmark Open, Praveen/Melati akan berlaga di French Open yang akan berlang­sung dari 22 sampai 27 Oktober. “Pastinya senang, apalagi ini gelar kami yang pertama. Kami akhirnya bisa membuktikan kalau kami bisa,” sambung Melati.

Kemenangan ini juga meru­pakan yang pertama kali bagi Praveen/Melati atas Wang/Huang. Sebelumnya enam kali bertemu, Praveen/Melati masih belum bisa mendapatkan hasil positif.

Gim pertama dimulai, Wang/Huang sempat memimpin skor dari Praveen/Melati. Namun tak menyerah begitu saja, mereka terus mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menang 21-18. Masuk di gim dua, Praveen/Melati terus ter­tahan poinnya dari lawan. Mereka tak sekalipun bisa mengungguli la­wan, hingga akhirnya pertandingan harus memainkan gim ketiga.

Praveen/Melati membuka gim penentu dengan meyakinkan. Mereka unggul 11-4, 14-7 atas ung­gulan dua turnamen itu. Namun pertandingan menegang ketika Praveen/Melati terkunci di angka 14 dan terkejar 11 poin oleh lawan. Posisi berbalik, Praveen/Melati ter­tinggal 14-18.

Beruntung, akhirnya Praveen/Melati mampu mendekat satu demi satu poin hingga merebut kemenangan 21-19. Komunikasi yang baik di lapangan dikatakan keduanya menjadi kunci kemenangan kali ini.

“Dari awal kami su­dah mempersiapkan ka­lau pertandingan hari ini tidak akan mudah dan melelahkan. Kunci ke­menangan kami hari ini yaitu lebih percaya ke partner dan memperbanyak komunikasi di la­pangan. Kami terus fokus sebelum angka 21, jangan menyerah. Kami sempat terkejar di gim ketiga. Pe­main Tiongkok ini merupakan pe­main bagus,” jelas Praveen menge­nai strateginya.

Di ajang ini, Indonesia sukses membawa dua gelar dari Denmark Open. Satu gelar lainnya direbut ganda putra merah putih, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fer­naldi Gideon, yang menang atas seniornya, pasangan Hendra Se­tiawan/Mohammad Ahsan 21-14, 21-13. Ant/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment