Koran Jakarta | July 19 2019
No Comments
Kongres V PDIP | Semua Syarat sebagai Ketua Umum Ada pada Megawati

Posisi Mega Masih Sangat Kuat

Posisi Mega Masih Sangat Kuat

Foto : ISTIMEWA
Megawati Soekarnoputri
A   A   A   Pengaturan Font
Rencana percepatan Kongres PDIP kemungkinan besar akan meminta kembali Megawati memimpin partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.

 

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) akan menyelenggarakan Kongres V yang dimulai pada 8 Agustus 2019 di Bali mendatang. Salah satu agendanya, sesuai dengan siklus lima tahunan partai, adalah penentuan Ketua Umum baru periode 2019-2024.

Sempat diisukan akan ada Calon Ketua Umum baru, Ketua DPP PDI-P, Andreas Hugo Pareira, menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri secara aklamasi akan melanjutkan kepemimpinan partai bermoncong putih itu. ”DPD-DPD partai sudah menyatakan dukungan ke Bu Mega, yang kemudian akan disampaikan pada saat Kongres. Dan itu sudah selesai,” kata Andreas saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6).

Menurut Politikus PDI-P, Maruarar Sirait, ada lima alasan yang menjadikan Megawati layak untuk menjadi Ketua Umum PDI-P kembali. Alasan pertama, jelas Maruarar, Presiden RI ke-5 tersebut memiliki ideologi pancasilais. Di tengah kondisi perpolitikan Indonesia saat ini, butuh pemimpin yang memilik mental kuat untuk menegakan pancasila dan pluralisme.

“Kedua, Mbak Mega menurut kami adalah solitary maker dan orang yang bisa diterima semua. Banyak gubernur, bupati dan walikota, DPR RI, tingkat satu, tingkat dua, sayap partai lainnya, yang saya yakin bisa menerima Mbak Mega,” ujarnya.

Alasan ketiga, lanjut Maruarar, adalah prestasi Megawati ketika menjadi Ketua Umum PDI-P. Tidak dapat dipungkiri, belum ada partai politik pasca reformasi yang bisa memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) dua kali berturut- turut kecuali PDI-P. Selain itu, ia menerangkan bahwa Megawati mampu mengorbitkan kader-kader terbaik seperti Jokowi, Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan lain-lain.

“Sedangkan Keempat, kita punya alasan kalau beliau sehat. Beliau memang senior tapi sehat berolahraga, bisa mengatur waktu makan dengan baik,” lanjutnya.

Alasan terakhir, sambung Maruarar, yakni aspirasi dari berbagai level struktural partai yang menginginkan Megawati untuk menjadi Ketua Umum kembali. Ia menjelaskan, secara sejarah, ideologi, aspirasi, kesehatan dan kebutuhan berwibawa, semua syarat yang memenuhi kriteria Ketua Umum PDI-P ada di Megawati. “Saya rasa Mbak Mega berkeyakinan akan memimpin kami lima tahun ke depan,” tegasnya.

Kendati demikian, Maruarar tak menampik adanya wacana soal pembentukan jabatan Wakil Ketua Umum dan Ketua Harian. Ia menilai dalam kerangka menyolidkan partai, wacana tersebut baik untuk dilakukan.

Namun, ia mengatakan hal tersebut baru bisa diputuskan pada saat Kongres V nanti, dan yang penting adalah usaha untuk menyolidkan partai dan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

”Tentu sekarang adalah proses- proses Mbak Mega lakukan, teman-teman sudah melihat kondisi yang ada. Yang pasti menyolidkan partai, kebutuhan ke depan, dan mendukung pemerintahan Pak Jokowi,” tandasnya.

Kukuhkan Kembali

Sementara itu, Peneliti Senior Bidang Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, mengatakan bahwa Kongres V PDI-P hanya akan mengukuhkan kembali Megawati sebagai ketua umum. Kalaupun ada jabatan semacam wakil ketua atau ketua harian, Haris menduga jabatan tersebut akan diisi oleh anak Megawati, Prananda Prabowo.

“Sehingga kalau itu mulus, ya pasti mulus kalau itu kemauan Megawati. Pasti Kongres itu akan mulus dan lima tahun sesudah 2019, yang pimpin PDI-P mungkin sudah Prananda atau Puan Maharani,” imbuhnya.

Haris menjelaskan, kemungkinan jabatan diisi oleh orang diluar dari trah Soekarno cukup sulit, mengingat jasa Megawati bagi perkembangan partai besar, apalagi setelah menang dua kali berturut-turut dalam Pileg. tri/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment