Koran Jakarta | October 20 2019
No Comments
KUALIFIKASI EURO 2020

Portugal Incar Posisi Puncak

Portugal Incar Posisi Puncak

Foto : AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA
A   A   A   Pengaturan Font

Ronaldo tengah mengejar rekor 100 gol internasional, Luksemburg menjadi lawan terbaik untuk mencapai ambisi tersebut.

LISBON – Juara bertahan Piala Eropa, Portugal bertekad merebut poin penuh saat menjamu Luksemburg dalam pertandin­gan Grup B, kualifikasi Euro 2020 yang akan digelar di Estadio Jose Alvalade, Sab­tu (12/10) dinihari WIB. Portugal saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan nilai 8 dari 4 kali pertandingan, di bawah Ukraina yang mengemas angka 13 dari 5 kali tampil.

Dengan po­sisi tersebut, kemenangan dalam laga kali ini akan membuka p e l u a n g tim ber­juluk “Se­lecao das Quinas” tersebut untuk menem­pati posisi teratas. Bagaimanapun Ukraina merupakan sainganutama, hingga Portugal harus memanfaat­kan sepenuhnya keuntungan kandang dalam memastikan tiga poin di tangan.

Dengan Cristiano Ronaldo yang tengah mengejar rekor 100 gol in­ternasional, Luksemburg yang mer­upakan tim lemah menjadi lawan terbaik untuk mencapai am­bisi tersebut. Dari catatan petemuan keduanya, Portugal telah me­m e n a n g k a n delapan kali secara ber­turut-turut. Bahkan Luk­semburg hanya mencetak satu gol dalam delapan pertemuan tersebut.

Ronaldo saat ini sudah mencetak 93 gol dan menjadi pemain aktif dengan jum­lah gol terbanyak untuk tim nasional. Tak hanya itu, Ronaldo juga jadi pemain nomor dua dalam daftar pemain paling subur untuk tim nasional.

Ronaldo kini hanya tertinggal 16 gol dari legenda Iran, Ali Daei yang mence­t a k 109 gol interna­sional untuk Iran sepanjang karier­nya. Melihat per­forma Ronaldo yang mencetak empat gol dalam laga terakh­irnya saat menghada­pi Lithuania, Ronaldo diyakini punya peluang bagus untuk segera me­mecahkan rekor Daei.

Setelah menjamy uk­semburg, Portugal bakal menghadapi laga tandang ke markas Ukraina. Dua laga yang sangat memungkinkan untuk Ronaldo mencapai angka 100 gol untuk “Selecao das Quinas”.

Misalkan torehan tersebut tidak tercapai pada laga bulan ini. Ronaldo masih berkesempatan untuk melaku­kannya pada bulan November, Portugal akan menjamu Lithuania dan tandang ke markas Luksemburg.

Namun Ronaldo mengatakan, dia tak begitu terobsesi dengan prestasi pribadi, karena yang paling utama adalah keber­langsungan tim di ajang sepakbola paling bergengsi di Eropa tersebut.

“Tim nasional akan berlanjut dengan atau tanpa Cristiano. Saya pikir ti mini memiliki potensi yang sangat luar biasa. Ada banyak pemain muda yang setiap ta­hunnya akan semakin dewasa dan lebih baik lagi,” papar Ronaldo di laman uefa. com.

“Saya ingin menjadi bagian proyek ini karena saya merasa berada dalam kondi­si sangat baik untuk membantu tim ini. Saya pikir tim ini memiliki peluang untuk mempertahankan gelar bahkan merebut trofi lainnya,” tandasnya.

Hingga saat ini, Portugal merupakan tim tak terkalahkan dalam 32 dari 34 us­aha mereka sebelumnya, dan kekalahan terakhir mereka adalah saat menghadapi hadapi Uruguay di Piala Dunia 2018.

Kemenangan yang mereka raih atas Be­landa di final UEFA Nations League telah menjadi motivasi yang hebat bagi para pe­main. Karena tim telah bergabung untuk mencetak empat gol atau lebih di setiap pertandingan sejak saat itu.

Panggil Semedo

Sementara itu pelatih Portugal Fernan­do Santos secara mengjutkan memanggil Ruben Semedo untuk menghadapi laga melawan Luksemburg dan Ukraina. Pe­manggilan tersebut sedikit kontroversial karena bek Olympiakos itu pernah terlibat dalam kasus pembunuhan, penculikan, dan perampokan.

Samedo bahkan sempat mendekam di dalam penjara selama 141 hari di Picas­sent, Valencia. Dia dibebaskan pada Juli 2018 setelah membayar jaminan sebesar 30.000 euro.

Santos beralasan, masa lalu seorang pemain tidak menjadi pertimbangannya dalam menyusun skuad Portugal. “Apakah ini membuktikan pepatah ‘tidak ada ses­uatu yang tidak mungkin?’ Mungkin iya. Saya kira setiap orang memiliki kesempa­tan kedua,” kata Santos. AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment