Koran Jakarta | March 25 2019
No Comments
Penegakan Hukum

Polri Berkontribusi Stabilkan Harga Pangan

Polri Berkontribusi Stabilkan Harga Pangan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Terkendalinya harga pangan di masyarakat tak lepas dari upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri dalam memutus mata rantai kartel pangan. Itu merupakan salah satu tugas Satgas Pangan yang berhasil dilaksanakan dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat.

“Satgas Pangan bertugas me­mastikan ketersediaan dan lan­carnya rantai distribusi pangan di Tanah Air. Tak bisa dipungkiri, kehadiran Polri dalam membe­rantas kartel pangan berdam­pak signifikan bagi stabilnya harga-harga pangan,” kata ang­gota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, di Jakarta, Senin (18/2).

Menurut Sahroni, meroket­nya harga-harga pangan di masa lalu, terlebih menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitiri, Natal, dan Tahun Baru, kini dapat ditekan. Itu diwujudkan melalui konsis­tensi operasi pasar dan pene­gakan hukum yang melibatkan Polri serta instansi terkait lain­nya seperti Bulog, Kementan, Kemendag, Kemendagri, KPPU, dan Bea Cukai.

Komisi Hukum DPR yang menjadi mitra sekaligus peng­awas kinerja penegakan hu­kum, menyanjung kinerja institusi Polri. Tidak hanya memberi rasa aman dan nya­man kepada masyarakat dari kejahatan kriminal jalanan dan terorisme, menurut Sahroni, Polri juga berhasil menghad­irkan rasa aman terhadap ket­ersediaan dan stabilitas harga pangan di masyarakat.

Upaya penegakan hukum tersebut, tambah Sahroni, ter­gambar dari pengungkapan 421 kasus dengan 397 tersangka yang digelar hanya dalam ku­run waktu tiga bulan (Januari–Maret) pada awal tahun 2018 lalu. “Data ini menggambarkan betapa masifnya kartel pangan menyengsarakan masyarakat sebelum Satgas Pangan diben­tuk,” tandas Sahroni.

Di bawah koordinasi Jen­deral Pol Tito Karnavian, Sah­roni meyakini Satgas Pangan mampu memastikan mata ran­tai kartel pangan dapat diputus sehingga masyarakat tidak lagi terbebani oleh kelangkaan dan instabilitas harga pangan yang kerap dirasakan di masa lalu.

Sahroni menambahkan, per­intah Kapolri kepada seluruh jajarannya di tingkat Polda, khu­susnya Direktur Reserse Krimi­nal Khusus (Dirkrimsus) dalam menjaga konsistensi kartel pa­ngan yang tersisa dapat menjadi jaminan rasa aman masyarakat atas kekhawatiran meroketnya harga pangan yang disebabkan oleh praktik kartel.

Optimisme stabilnya harga pangan diungkap Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Nico Afin­ta. Ia meyakini bahwa melalui kolaborasi sinergis Polri ber­sama instansi terkait, termasuk petani maupun pedagang, akan memberi solusi bagi persoalan ketersediaan, distribusi, mau­pun stabilitas harga.

ion/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment