Koran Jakarta | September 25 2018
No Comments
Bencana Alam

PM Abe Kunjungi Pusat Evakuasi Korban Banjir di Kota Kurashiki

PM Abe Kunjungi Pusat Evakuasi Korban Banjir di Kota Kurashiki

Foto : AFP/Martin BUREAU
Berdialog Dengan Korban - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, sedang berdialog dengan korban bencana banjir di pusat evakuasi Kota Kurashiki, Prefektur Okayama, Jepang, Rabu (11/7). Pemerintah setempat menyatakan jumlah korban tewas akibat bencana banjir dan longsor telah mencapai setidaknya 176 orang. Sebagian besar korban dilaporkan terjadi di Hiroshima dan kawasan sekitarnya
A   A   A   Pengaturan Font

KURASHIKI - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengunjungi pusat evakuasi sementara korban bencana banjir dan tanah longsor di Kota Kurashiki, Prefektur Okayama, Rabu (11/7). Di kota tersebut, sedikitnya 40 orang dilaporkan menjadi korban tewas akibat bencana yang dipicu curah hujan tinggi tersebut.


Di pusat penampungan yang dikunjungi Abe, terdapat sedikitnya 200 orang yang berlindung setelah tempat tinggal mereka hancur diterjang longsor.

Para warga telah mulai bergotong-royong membersihkan jalan-jalan dari sisa lumpur dan puing-puing bangunan agar dapat memperlancar keluar masuknya bantuan bahan pangan dan kebutuhan lainnya.


Saat menemui para korban yang selamat, PM Abe berjanji pemerintah akan melakukan yang terbaik agar dapat mengembalikan kehidupan warga sesegera mungkin.


“Saya harap pemerintah setempat tidak akan ragu dalam memberikan bantuan, termasuk bantuan keuangan dan mengerahkan segala upaya untuk restorasi secara maksimal,” kata Abe berpesan kepada Gubernur Okayama, Ryuta Ibaragi.


Sejumlah daerah dilaporkan terisolasi setelah jalur transportasi mereka dengan kota-kota terdekat terputus akibat terhalang lumpur dan puing-puing bangunan akibat longsor.


Nobuaki Hyuga, salah seorang penduduk Asakita, Hiroshima, mengaku harus berjalan cukup jauh untuk dapat menemukan toko kelontong yang menjual bahan makanan. “Jalur transportasi terputus dan kami tidak bisa pergi ke mana-mana menggunakan mobil,” kata dia.


Fukuyoshi Doi juga mengatakan daerahnya terisolir. “Lumpur dan tanah masih menghalangi rute bus lokal, jadi kami mencoba membersihkan dan membukanya kembali sehingga jalanan dapat kembali dilalui kendaraan dan bus,” kata Fukuyoshi Doi, salah seorang relawan.

Pengiriman Bantuan


Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, mengatakan hingga saat ini pemerintah Jepang telah menghabiskan dana hingga dua miliar yen (sekitar 258 miliar rupiah) untuk mempercepat pengiriman pasokan dan bantuan lainnya ke pusat-pusat evakuasi penduduk.


“Kami serius dalam menangani korban bencana banjir dan longsor yang menimpa warga kami. Kami berupaya mempercepat pengiriman pasokan kebutuhan mereka di pusat-pusat evakuasi. Dana yang telah kami habisnya mencapai dua miliar yen,” kata Suga, di Kota Kurashiki, Prefektur Okayama, Rabu (11/7).


Pernyataan resmi pemerintah menyatakan jumlah korban tewas akibat bencana banjir dan longsor dikonfirmasi telah mencapai setidaknya 176 orang.
Sebagian besar korban dilaporkan terjadi di Hiroshima dan kawasan sekitarnya. AFP/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment