Koran Jakarta | September 24 2019
No Comments
Prospek Usaha - Per 6 September 2019, Sudah 648 Perusahaan Mencatatkan Saham di BEI

Perusahaan Pupuk Disiapkan IPO

Perusahaan Pupuk Disiapkan IPO

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PT MNC Sekuritas mengantongi tiga perusahaan yang akan melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Salah satu perusahaan yang akan ikut meramaikan lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah perusahaan pupuk asal Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

MNC Sekuritas mengeklaim perusahaan pupuk tersebut akan menjadi yang pertama mencatatkan saham di BEI. Adapun dua perusahaan lainnya bergerak di sektor properti dan eksplorasi minyak drilling.

Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina, mengatakan untuk perusahaan pupuk mengincar dana segar sebesar 500 miliar rupiah. Perusahaan pupuk akan menggunakan dana IPO untuk menyervis alatalat drilling. “Mereka menggunakan laporan keuangan bulan Juni. Potensi dana IPO-nya 500 miliar rupiah,” ungkapnya, di Jakarta, Rabu (11/9).

Selain itu, terdapat perusahaan properti yang mengincar dana segar IPO sebesar 300 miliar rupiah. Perusahaan properti itu adalah PT Bhakti Agung Propertindo yang akan melepas sebanyak 1,67 miliar saham ke publik dengan harga 150 rupiah per saham. Total dana yang dikantongi perusahaan ini dalam aksi korporasi ini sebesar 251,62 miliar rupiah.

Pengembang ini akan mencatatkan saham di BEI pada 16 September 2019 Sementara itu, sebuah perusahaan kontraktor migas juga akan mengincar total dana segar IPO sebesar 500 miliar rupiah.

Menurut Susy, potensi bagi perusahaan IPO di tahun ini tetap ada, hanya saja jadwal pelaksanaannya mundur dari target awal. Hal tersebut terpengaruh dari kondisi yang terjadi di tahun ini, sehingga masih akan berimbas di semester pertama tahun depan. “Kondisi pasar masih dalam wait and see sambil menunggu pemerintahan baru,” kata dia.

MNC Sekuritas pun masih akan mengeksplorasi lagi untuk perusahaan yang ada di Jawa Timur, agar ikut meramaikan lantai Bursa. Menurut Susy, pihaknya tengah mengeksplorasi kemungkinan bagi perusahaan untuk IPO di tahun depan. Bahkan di tahun depan ada perusahaan fesyen dari Surabaya yang akan IPO menggunakan buku laporan keuangan bulan Desember.

PT MNC Sekuritas siap mendorong sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia) untuk IPO. Melalui Divisi Investment Banking, MNC Sekuritas siap mendampingi perusahaan- perusahaan dengan menyediakan jasa penasihat keuangan maupun mempersiapkan rencana strategis, serta mendampingi persiapan IPO.

“Minat perusahaan untuk mencatatkan saham di BEI mengalami peningkatan setiap tahunnya. Peluang itu akan kita tangkap sehingga turut menjadikan Indonesia sebagai negara di Asia dengan jumlah emiten yang banyak,” kata Susy.

Menurut data BEI per 6 September 2019, jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan. Sementara itu, Direktur BEI, Fithri Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik MNC Sekuritas yang menggandeng CEO Indonesia untuk mendorong perusahaanperusahaan melakukan IPO. “Secara upaya kita juga sudah sering menyampaikan manfaat dan tata cara IPO,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO Indonesia meluncurkan aplikasi mobile yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antaranggota, memudahkan sistem registrasi calon anggota serta sebagai wadah kolaborasi penyelenggaraan acara atau program komunitas. CEO Indonesia beranggotakan 900 direksi dan komisaris. 

 

yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment