Koran Jakarta | October 20 2018
No Comments
Piala Dunia 2018

Pertaruhan Gengsi dan Reputasi Dimulai

Pertaruhan Gengsi dan Reputasi Dimulai

Foto : AFP/Kirill KUDRYAVTSEV
A   A   A   Pengaturan Font
Kongres Fifa - Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri Kongres FIFA ke-68 di Expocentre, Moskow, Rabu (13/6).

MOSKOW – Pesta akbar sepakbola empat tahunan segera pecah di Luzhniki Stadium, Moskow, Kamis (14/6). Ajang sepakbola paling bergengsi di planet bumi ini digelar mulai 13 Juni hingga 15 Juli, yang akan ditandai dengan laga tuan rumah Russia menghadapi Arab Saudi.

Di tengah krisis politik yang dihadapi Russia, negeri yang dulunya raksasa di Eropa Timur itu telah menyiapkan 12 stadion di 11 kota yang menjadi tempat berlangsungnya 64 pertandingan.

Piala Dunia kali ini juga menyediakan total hadiah uang tunai 400 juta dollar AS atau setara 5,4 triliun rupiah, yang menjadi rekor hadiah terbesar dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.

Nilai itu lebih besar 12 persen dibandingkan yang tersedia pada Piala Dunia 2014. Sebelumnya, pada Piala Dunia 2014, total hadiah yang tersedia hanya 358 juta dollar AS.

Juara di Piala Dunia 2018 akan mendapat hadiah sebesar 38 juta dollar AS atau setara 531 miliar rupiah.

Runner-up mendapat 28 juta dollar AS (378 miliar rupiah), peringkat ketiga 24 juta dollar AS (324 miliar rupiah) dan peringkat keempat 22 juta dollar AS (297 miliar rupiah) Sebagai tuan rumah, Russia bertekad menampilkan permainan terbaik di hajatan yang mereka helat.

Meski pasukan berjuluk “Sbornaya” yang berarti beruang merah itu berada pada peringkat FIFA terendah, 70, namun sebagai tuan rumah mereka termotivasi untuk merebut kemenangan atas Saudi di laga pembuka. Saudi sendiri berada tiga tingkat lebih baik di peringkat dunia FIFA.

“Kami menyiapkan diri untuk turnamen ini. Kami ingin meraih kemenangan,” kata striker Rusia, Artem Dzyuba, seperti dilansir Soccerway.

Dukungan dari tuan rumah akan memberikan suntikan motivasi bagi Aleksandr Samedov, Alan Dzagoev, Aleksandr Golovin, Sergey Ignashevich, dan Igor Akinfeev.

Di lain pihak, semangat tinggi diungkapkan Arab Saudi. Gelandang The Green Falcons, Yahya Al-Shehri, siap memberikan perlawanan untuk tuan rumah.

“Kami masih punya waktu untuk mempelajari permainan Russia,” ucapnya. AFP/ben/drb/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment