Koran Jakarta | April 26 2019
No Comments

Pertanyaan Usai Wawancara

Pertanyaan Usai Wawancara
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, apakah etis jika se­usai wawancara kita mengaju­kan pertanyaan seputar proses perekrutan?

Jawaban:

Selama ini wawancara kerja identik dengan serangkaian tanya jawab antara pewawan­cara dan kandidat pegawai. Pewawancara mengajukan ber­bagai macam pertanyaan yang berkaitan dengan pekerjaan kemudian kandidat menjawab pertanyaan tersebut. Begitu seterusnya hingga wawancara berakhir.

Nah, setelah wawancara berakhir, apakah anda boleh langsung pulang? Tentu saja boleh! Tapi sayang sekali jika anda langsung pulang tanpa mengajukan pertanyaan balik kepada si pewawancara. Pada dasarnya saat wawancara di­nyatakan selesai, anda boleh mengajukan pertanyaan sehu­bungan hal-hal yang berkaitan dengan proses rekruitment.

Jika pewawancara tidak menawarkan kesempatan pada anda untuk bertanya, maka andalah yang harus jemput bola mengajukan usul, “Bole­hkah saya bertanya…?”. Nah berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya anda tanyakan sebelum meninggalkan ruang wawancara:

– Kapan saya mendapat informasi lebih lanjut tentang keputusan perekrutan ini? Pertanyaan ini penting lho, maksudnya agar anda bisa mengira-ngira kapan anda di­hubungi kembali untuk proses selanjutnya. Tanyakan juga apakah anda akan dihubungi lewat telepon atau surat. De­ngan demikian paling tidak anda bisa berjaga-jaga menanti teleponnya di saat yang dijanji­kan. Sehingga anda akan men­dengarkan informasi tersebut secara langsung tanpa khawatir ada missunderstanding.

– Apakah bagi kandidat yang tidak diproses lebih lanjut tetap akan diberi kabar atau tidak? Jika tidak, tanyakan kapan batas waktu untuk me­nyimpulkan bahwa kandidat tidak diterima. Biasanya jika dalam waktu lebih dari dua minggu anda atau kandidat lain tidak mendapat kabar dari perusahaan, berarti anda tidak masuk dalam proses seleksi selanjutnya. Sehingga jika batas waktu itu telah lewat, anda tidak perlu berharap lagi. Lebih baik anda segera hunting lo­wongan pekerjaan lain.

– Apakah ada toleransi jika pada proses rekruitment berikutnya saya berhalangan hadir? Jika tidak ada kompromi mengenai ketidakhadiran anda di waktu berikutnya, anda bisa bersiap agar anda tidak pergi keluar kota untuk panggilan selanjutnya. Usahakan agar anda bisa hadir pada proses berikutnya tanpa halangan apapun.

– Siapa yang bisa saya hubungi disini sehubungan dengan proses seleksi karya­wan ini? Dalam hal ini contact person memang penting, apa­kah si A atau si B. Sehingga jika suatu waktu diperlukan anda tidak kebingungan siapa yang mesti anda hubungi. Untuk itu jangan lupa catat dengan baik, nomor telepon, fax, dan email kantor tersebut.

Pendek kata, jika masih ada hal yang belum jelas berkenaan dengan wawancara yang telah anda lakukan, sah-sah saja anda bertanya. Tentu saja asal jangan melenceng dari topik seputar proses seleksi pegawai. Ingat, jangan sekalipun ber­tanya tentang gaji, fasilitas, apa­lagi tunjangan segala macam. Pertanyaan semacam ini hanya boleh diajukan jika anda telah dinyatakan diterima.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment