Perlu Intervensi Teknologi untuk Majukan Pendidikan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 31 2020
1 Comment
Pendidikan Nasional | Teknologi Juga Akan Digunakan untuk Asesmen Siswa

Perlu Intervensi Teknologi untuk Majukan Pendidikan

Perlu Intervensi Teknologi untuk Majukan Pendidikan

Foto : ISTIMEWA
NADIEM MAKARIM, Mendikbud
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia harus mengejar ketertinggalan dalam pendidikan nasional, karena itu penggunaan teknologi suatu keharusan.

 

JAKARTA - Teknologi jadi solusi dalam pembelajaran dalam jaringan (daring) di masa pandemi virus korona baru (Covid-19). Meski begitu, intervensi teknologi memang dibutuhkan terutama untuk memajukan sektor pendidikan.

“Besarnya sektor pendidikan membuat kebijakan pendidikan tidak mungkin dieksekusi tanpa teknologi,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, di Jakarta, Senin (6/4).

Nadiem menjelaskan besaran sektor di bidang pendidikan di antaranya mencakup jumlah guru dan murid seluruh Indonesia. Menurutnya, kebijakan pendidikan tidak akan berdampak menyeluruh tanpa bantuan teknologi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah membuat sebuah platform. Nantinya, platform tersebut bisa digunakan secara massal oleh pihak sekolah maupun pegiat-pegiat pendidikan.”Platform teknologi ini bisa digunakan untuk berbagai macam hal,” imbuhnya.

Lebih lanjut Nadiem menyebut terdapat tiga fokus dalam pemanfaatan platform tersebut. Fokus pertama terkait penyederhanaan administrasi seperti urusan keuangan sekolah. Ia menginginkan pengelolaan keuangan di sektor pendidikan lebih transparan, akuntabel, terukur, dan cashless atau tanpa transaksi uang kertas.

“Ini bisa merendahkan beban administrasi pelaporan guru dan kepala sekolah. Sehingga mereka bisa fokus pada pembelajaran,” jelasnya.

Selain itu, teknologi juga akan digunakan untuk asesmen siswa sehingga menentukan proses belajar yang sesuai bagi siswa. Teknologi, lanjut Nadiem, juga digunakan untuk mengidenti kasi kualitas guru agar tidak menggunakan tes tulis saja.

Nadiem menyadari pemanfaatan teknologi menjadi kendala tersendiri bagi wilayahwilayah tertinggal, terdepan dan terluar. Ia menjamin Kemendikbud akan menjalankan kebijakan-kebijakan a rmasi terkait kesiapan pengembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM pendidikan sampai tahun 2024.

Masih Gagap

Dihubungi secara terpisah, Pakar pendidikan dari Center for Education Regulation and Development Analysis (CERDAS), Indra Charismiadji, menilai ada kegagapan penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Menurutnya, ada salah pemahaman dari para guru dalam pembelajaran daring dari rumah.

Ia menyebut pembelajaran yang terjadi hanya memindahkan kelas ke digital atau sebatas menggunakan aplikasi pembelajaran saja. Pemanfaatan teknologi, lanjutnya, juga harus berorientasi pada kemampuan siswa memanfaatkan teknologi dalam menghasilkan karya. ruf/AR-3

Klik untuk print artikel

View Comments

jessi
Selasa 7/4/2020 | 11:33
Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik Net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik Net paling best ya guys... <a href="https://dupa88.co/" title="Judi Online Terpercaya" rel="nofollow">Click Disini</a>

Submit a Comment