Koran Jakarta | May 21 2019
No Comments
VARIA

Perkawinan Anak Meningkat

Perkawinan Anak Meningkat

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kementerian Agama menyebut grafik perka­winan anak sekarang ini semakin meningkat. Kondisi ini sangat memperhatinkan karena implikasi atau dampak dari perkawinan anak ini luar biasa kompleks.

“Harus kita sikapi dengan serius karena implikasi atau akibat buruk dari perkawinan anak itu sangat kompleks, ka­rena ketika masih di usia anak itu dia punya hak bermain, hak mendapatkan pendidikan yang semuanya itu tidak akan dia miliki lagi ketika dia berkeluarga,” kata Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, Jakarta, Rabu (5/12).

Lukman menyebut seorang anak harus dikembangkan terlebih dahulu potensi dalam dirinya sebelum ia menda­patkan tanggung jawab yang cukup besar sebagai ibu ru­mah tangga.

Terkait dengan kemajuan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 70 tentang Perkawinan, Lukman mengatakan UU Perkawinan khususnya terkait batasan usia itu harus dise­suaikan dengan UU Perlindungan Anak, karena menurut­nya, memang ada ketidaksinkronan batasan usia.

“Jadi akan lebih baik jika dalam UU Perkawinan batasan usia yang 16 tahun bagi perempuan itu bisa disamakan de­ngan batasan devinisi tentang anak dalam UU Perlindung­an Anak yaitu 18 tahun. Saya pikir dengan cara seperti itu maka perempuan-perempuan kita calon ibu kita itu sudah cukup matang tidak hanya kemampuan biologisnya, alat-alat reproduksinya tetapi juga wawasannya pemahaman pengetahuannya tentang rumah tangga tentang keluarga tentang fungsi tanggung jawab hak dan kewajiban seorang ibu,” terangnya. ola/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment