Koran Jakarta | June 24 2019
No Comments

Pergerakan Relatif Terbatas

Pergerakan Relatif Terbatas

Foto : S.D 17 DES
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dol­lar AS kemarin akhirnya ditutup menguat setelah sempat melemah dalam pembukaan perdagangan di pasar uang antarbank. Ironisnya, apresiasi terjadi di tengah data eko­nomi dalam negeri, terutama neraca perdagangan, kurang menggembirakan.

Tak hanya itu, sentimen luar negeri juga cenderung men­gungtungkan pergerakan dollar AS. Muncul dugaan bahwa penguatan tersebut dipengaruhi upaya Bank Indonesia (BI) melakukan upaya stabilisasi rupiah di pasar uang.

Seperti diketahui, pergerakan nilai tukar rupiah yang di­transaksikan antarbank di Jakarta, Senin (17/12) sore, men­guat sebesar 26 poin dari akhir pekan lalu menjadi 14.581 rupiah per dollar AS. Padahal, sebelumnya pada pagi hari, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah sebesar 11 poin ke posisi 14.618 rupiah per dollar AS dibandingkan, Jumat (14/12), sebesar 14.607 rupiah per dollar AS.

“Pergerakan rupiah relatif terbatas, neraca perdagangan yang defisit bisa memicu defisit transaksi berjalan (current account deficit/ CAD) bertambah,” kata Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong di Jakarta. Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment