Koran Jakarta | May 27 2019
No Comments

Peretas Tanam “Spyware” di Whatsapp

Peretas Tanam “Spyware” di Whatsapp

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

SAN FRANCISCO – Peretas dilaporkan telah berhasil me­nembus kelemahan sistem keamanan media sosial What­sapp dan menanamkan perangkat lunak mata-mata (spy­ware) di telepon selular. Informasi itu disampaikan perusa­haan Whatsapp pada Selasa (14/5).

Spyware yang yang digunakan peretas mirip perangkat lunak yang dikembangkan firma terselubung NSO Group. Peretas menyusupkan perangkat lunak mata-mata di tele­pon seluler melalui panggilan telepon pada target yang menggunakan Whatsapp,” demikian laporan Financial Times.

Menurut New York Times, spyware NSO Group yang ber­markas di Israel, pernah dipergunakan sejumlah negara Ti­mur Tengah dan Meksiko untuk memantau aktivis politik dan jurnalis.

Aplikasi media sosial Whatsapp amat populer dan peng­gunanya di seluruh dunia saat ini tercatat berjumlah 1,5 miliar orang. Untuk melindungi data milik pengguna dan mencegah hal-hal yang tak diinginkan dari aksi peretasan ini, pihak Whatsapp menyarankan pengguna media sosial­nya untuk segera memperbarui aplikasinya.  AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment