Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments
Pembangunan Perkotaan

Perencanaan Terintegrasi 40 Kota Disiapkan

Perencanaan Terintegrasi 40 Kota Disiapkan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta akarta akartaakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyiapkan perencanaan terpadu dan terintegrasi terhadap 40 kota berkelanjutan di Tanah Air.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono dalam keterangan tertulis di Jakarta, awal pekan ini, menyatakan perencanaan pengembangan terpadu dan terintegrasi dilakukan melalui pembahasan National Urban Development Program (NUDP).

“NUDP dilaksanakan untuk memastikan dukungan pembangunan kota terpadu melalui perumusan kebijakan perkotaan nasional,” ungkap Hadi.
Dia memaparkan bahwa NUDP memiliki empat komponen utama yakni penyiapan kebijakan, kelembagaan, dan finansial, sistem informasi dan perencanaan, fasilitasi pembangunan perkotaan, serta Masterplan Pembangunan Perkotaan.

Perumusan kebijakan perkotaan nasional sendiri, lanjutnya, terdiri dari manajemen perkotaan dan kebijakan keuangan, meningkatkan perencanaan dan informasi perkotaan, infrastruktur perkotaan dan mendukung kapasitas pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan perkotaan agar kota-kota tumbuh menjadi kota yang berkelanjutan.

 

Kriteria Terntentu

Hadi mengungkapkan, dalam pelaksanaan pengembangan kota melalui NUDP, dipilih 40 kota yang memiliki kriteria tertentu. Beberapa kriteria tersebut antara lain periode kepala daerah, ukuran kota, dan fungsi kota.

Sebanyak 40 kota tersebut adalah Denpasar, Binjai, Bitung, Manado, Tangerang Selatan, Medan, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Surabaya, Semarang, Mataram, Bontang, Tomohon, Depok, Banjarbaru, Palu, Jakarta, Batam serta Bandar Lampung.

“Kemudian ada Ternate, Cimahi, Tanjung Balai, Solok, Sungai Penuh, Surakarta, Cilegon, Banda Aceh, Kendari, Jayapura, Cirebon, Pekanbaru, Tasikmalaya, Sabang, Langsa, Magelang, Blitar, Tebing Tinggi, Pasuruan, dan Metro,” jelas Kepala BPIW.

Pelaksanaan NUDP, ungkap Hadi, akan melibatkan banyak pihak dan didukung Bank Dunia. Dengan demikian, lanjutnya, NUDP akan mempercepat peningkatan kota menjadi lebih berkelanjutan, berciri khas, layak huni, hijau, dan cerdas.

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment