Koran Jakarta | November 13 2018
No Comments
Hilangnya Jurnalis I Jamal Khashoggi Diduga Diculik dan Dibawa ke Arab Saudi

Penyidik Periksa Rekaman CCTV

Penyidik Periksa Rekaman CCTV

Foto : AFP/Demiroren News Agency
Rekaman CCTV l Rekaman kamera pengintai yang disiarkan kantor berita asal Turki, DHA, pada Rabu (10/10) memperlihatkan jurnalis Jamal Khashoggi (kanan) tiba di kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Spekulasi terkini muncul di Turki yang mengabarkan bahwa Khashoggi telah diculik dan dibawa paksa ke Arab Saudi.
A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah rekaman kamera pengintai disiarkan stasiun televisi di Turki, memperlihatkan jurnalis yang raib, Jamal Khashoggi, telah memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Diduga jurnalis telah diculik dan dibawa ke Arab Saudi.

 

ISTANBUL – Para penyidik dari Turki diwartakan telah memeriksa rekaman gambar dari kamera pengintai (CCTV) yang memperlihatkan jurnalis Jamal Khashoggi sedang memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

“Pemeriksaan yang dilaksanakan pada Rabu (10/10) ini dilakukan setelah kami mencurigai pergerakan serombongan orang yang diduga terlibat dalam misteri raibnya Khashoggi pada Selasa (2/10) pekan lalu,” demikian pernyataan tim penyidik dari Turki.

Khashoggi adalah jurnalis untuk Washington Post. Ia dinyatakan hilang sejak pekan lalu setelah memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan Hatice Cengiz, tunangannya yang berasal dari Turki. Cengiz pada Selasa telah menulis opini untuk Washington Post yang isinya minta bantuan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk membantunya mencari Khashoggi.

“Saya memohon Presiden Trump dan Ibu Negara Melania Trump agar membantu mengungkap hilangnya Jamal Khashoggi,” tulis Cengiz.

Narasumber dari pemerintah Turki pada akhir pekan lalu menyebut bahwa polisi menduga Khashoggi, 59 tahun, telah dibunuh oleh sekelompok tim khusus yang dikirimkan ke Istanbul. Dari rekaman gambar CCTV yang dipublikasikan sebuah stasiun televisi di Turki memperlihatkan Khashoggi sedang memasuki kantor Konsulat Arab Saudi dan juga sebuah kendaraan keluar-masuk saat Khashoggi berada dalam kantor konsulat di Istanbul itu.

Atas dugaan itu, pihak pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan sangkalan dan menyatakan klaim pembunuhan itu sama sekali tak punya bukti.

Khashoggi adalah mantan penasihat di pemerintahan Arab Saudi. Sejak tahun lalu, ia tinggal di AS karena takut akan ditahan oleh pemerintah Saudi yang berkuasa saat ini. Sebagai jurnalis, Khashoggi telah mengkritik sejumlah kebijakan dari Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Khashoggi juga menyerang intervensi Arab Saudi dalam perang sipil di Yaman.

 

Dugaan Penculikan

Selain memeriksa CCTV, pihak kepolisian Turki juga sedang mencari tahun soal dua pesawat jet pribadi yang mendarat di Bandara Ataturk, Istanbul, yang salah satunya membawa serombongan orang dari Arab Saudi.

Sementara itu seorang narasumber mengatakan pada Washington Post bahwa pihak intelijen AS telah menyadap komunikasi yang dilakukan seorang pejabat Arab Saudi yang isinya membahas rencana penangkapan Khashoggi.

Sementara harian Aksam yang juga meneliti rekaman gambar di CCTV, berspekulasi bahwa Khashoggi telah diculik dan dibawa keluar kantor Konsulat Arab Saudi dengan sebuah kendaraan untuk dinaikkan ke salah satu pesawat jet pribadi yang menunggu di Bandara Ataturk yang lalu terbang ke Arab Saudi.

Menurut LSM Reporters Without Borders (RSF), saat ini ada 25 hingga 30 jurnalis yang ditahan di Arab Saudi. RSF juga menyatakan sekitar 15 jurnalis dan blogger Saudi telah ditangkap sejak September 2017. 

 

AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment