Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments

Penyebab Menurunnya Motivasi Kerja

Penyebab Menurunnya Motivasi Kerja
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan :

Bu Rossa, saya sering kehilangan motivasi kerja. Mengapa bisa terjadi dan ba­gaimana mengatasinya Bu?

Jawaban :

Motivasi kerja merupakan stimulus atau rangsangan bagi setiap karyawan untuk bekerja dan menghasilkan karya lebih baik. Dengan motivasi yang tinggi, Anda lebih bersemangat dan bergairah dalam bekerja. Namun, tak dapat dipungkiri pada kenyataannya banyak karyawan yang memiliki moti­vasi rendah atau menurun.

Akibat minimnya motivasi, hasil kerja tidak memuaskan atau di bawah standar. Paling banter cuma pas-pasan. Tentu saja kondisi ini harus segera dibenahi. Caranya, Anda harus mencari dulu penyebab menu­run atau rendahnya motivasi kerja Anda. Memang, banyak hal yang bisa menjadi pemicu. Tetapi ada lima faktor yang pa­ling sering menyebabkannya :

Tidak puas dengan penghasilan

Walau bukan tujuan uta­ma, uang seringkali dijadikan sebagai pertimbangan untuk mengukur tinggi rendahnya motivasi kerja. Semakin tinggi penghasilan Anda, maka semakin tinggi pula motivasi kerja Anda. Sebaliknya, bila penghasilan Anda kecil atau di bawah rekan-rekan Anda, bisa dipastikan motivasi kerja Anda juga rendah. Karena tak dapat dipungkiri para kar­yawan bisa bekerja giat dan penuh semangat, jika hasil kerjanya dihargai dengan penghasilan yang sesuai.

Rutinitas

Pekerjaan yang Anda hadapi dari waktu ke waktu, jam ke jam, menit ke menit dan relatif membosankan tak urung membuat motivasi ker­ja Anda anjlok. Karena Anda merasa bahwa apa yang Anda kerjakan tidak mengandung sesuatu yang baru. Anda seolah-olah sudah mempu­nyai rekaman terhadap apa saja yang harus Anda kerja­kan, dan fungsi Anda lebih banyak seperti menjadi robot. Akibatnya, kondisi seperti itu lambat laun akan mendatang­kan kebosanan pada diri Anda dalam melakukan pekerjaan.

Lingkungan kerja yang tidak nyaman

Lingkungan kerja yang tidak nyaman, misalnya pendingin udara sering rusak, rekan-rekan yang tidak ber­sahabat, atau bos yang pilih kasih sangat mempengaruhi menurunnya semangat dan motivasi kerja Anda. Seba­liknya, jika lingkungan kerja cukup kondusif maka Anda akan lebih bergairah kerja. Te­man-teman yang kooperatif, bos yang bijak, dan fasilitas kantor yang lengkap membuat Anda betah plus semangat bekerja. Sehingga Anda bisa bekerja secara maksimal.

Kurang ketrampilan

Biasanya seseorang akan memiliki semangat dan motivasi yang tinggi jika yakin bahwa dirinya memi­liki kemampuan dan potensi dalam melakukan pekerjaan. Potensi yang ada dalam diri Anda membuat Anda percaya diri. Dan ini merupakan modal untuk maju. Seba­liknya kurangnya ketrampilan yang berhubungan dengan pekerjaan Anda menyebab­kan Anda minder, rendah diri, karena Anda tidak yakin akan bekerja secara maksi­mal. Akibatnya Anda tidak punya motivasi lagi untuk lebih berhasil. Akhirnya pekerjaan Anda tidak pernah mencapai hasil optimal.

Tidak punya tujuan

Motivasi yang tinggi biasanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai tujuan yang jelas terhadap apa yang dilakukannya. Dengan tujuan yang jelas, setiap langkah dan pikiran Anda akan mencapai tujuan yang lebih pasti. Tetapi tanpa tujuan yang jelas moti­vasi kerja Anda akan beranta­kan. Sehingga Anda tidak akan pernah mencapai hasil kerja yang jelas. Kenapa? Karena motivasi akan berkembang dengan baik jika Anda sudah mengetahui kemana tujuan Anda.

Bagaimana dengan mo­tivasi Anda..? Apakah Anda memiliki motivasi yang baik atau sebaliknya. Nah mulai sekarang coba identifikasi ka­dar motivasi Anda. Jika moti­vasi Anda rendah, segera cari tau penyebabnya. Nah jika sudah tau tentu Anda harus bisa mengatasinya dong. Misalnya kalau penghasilan Anda tidak sesuai Anda bisa bicarakan dengan bos. Atau kalau Anda kurang ketrampi­lan Anda harus menambah atau meningkatkan ketrampi­lan. Begitu seterusnya.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment