Koran Jakarta | June 17 2019
No Comments
Transportasi Publik - Kedatangan Pemudik di Stasiun Gambir Masih Padat

Penumpang KA Naik 10 Persen

Penumpang KA Naik 10 Persen

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Harga tiket pesawat yang mahal menjadi salah satu penyebab penumpang KA pada arus mudik dan balik tahun 2019 meningkat 10 persen.

JAKARTA - Dari posko pan­tauan posko Lebaran Nasional pada Selasa (11/6) siang, terjadi peningkatan jumlah penum­pang kereta api (KA) secara akumulatif sebesar 10% sejak H-10 hingga H+4 Lebaran. Rin­ciannya, sebanyak 4.821.876 pe­numpang di 2019 dan 4.384.101 penumpang di 2018.

“Untuk megatasi lonjakan tersebut, KAI sudah mengan­tisipasi adanya peningkatan jumlah penumpang ini dengan menjalankan 406 perjalanan KA, dengan rincian 356 KA Reguler dan 50 KA Tambahan,” kata VP Public Relations PT KAI, Edy Kuswoyo, di Jakarta, Selasa (11/6).

Edy mengingatkan para pe­numpang agar memerhatikan jadwal yang tertera pada tiket sehingga tidak sampai ter­tinggal kereta. Selain itu, agar para penumpang tidak mem­bawa barang berlebihan yang dapat mengganggu kenyaman penumpang lainnya, baik saat di stasiun dan di dalam kereta.

“Demi memastikan kelan­caran penumpang saat berada di stasiun, KAI sudah mengan­tisipasinya dengan menambah petugas posko stasiun baik dari internal KAI, relawan, personel TNI/Polri, Pramuka, komuni­tas, dan lainnya,” kata Edy.

Edy berharap para penum­pang dapat kembali ke kota asal dengan aman dan nyaman saat berada dalam perjalanan kereta api. “Semoga perjalan­an Anda menyenangkan dan terima kasih telah mengguna­kan kereta api sebagai moda transportasi pilihan Anda un­tuk arus mudik dan balik Leba­ran tahun ini,” tutur Edy.

Kedatangan warga yang ba­lik ke Jakarta pada Selasa (11/6) di pintu keluar Stasiun Gambir masih terpantau padat. Sejum­lah orang tampak berduyun-duyun membawa koper dan sejumlah kardus di pintu ke­luar Stasiun Gambir, Jakarta.

“Meski telah selang be­berapa hari setelah Idul Fitri, jumlah kedatangan di stasiun yang terletak di pusat Jakarta ini masih terbilang padat. Ka­lau dibanding hari biasanya, jumlah kedatangan sih masih terbilang padat ya,” kata Mu­hammad Didin, anggota pe­tugas keamanan dalam (PKD) yang bertugas di Stasiun Gam­bir, Selasa (11/6).

Menurut data dari Stasiun Gambir, kedatangan penum­pang pada Selasa ini sekitar 20.120 orang, sementara yang berangkat diperkirakan se­kitar 12.760 orang. Total pe­numpang selama masa Leba­ran 2019 diprediksi mencapai 997.730 orang atau meningkat 6-9 persen dibandingkan ta­hun 2018 yaitu 915.540 orang.

Ramainya kedatangan su­dah terasa sejak Senin (10/6). Sementara di hari Minggu (9/6) Didin yang saat itu kebagian shift malam menyebut jumlah keda­tangan masih terbilang sedikit jika dibanding keberangkatan. Masih banyak yang berangkat kalau Minggu malam.

Berdasarkan informasi yang Didin terima selama masa Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019, pihak PKD dibantu oleh TNI/Polri. Sementara jumlah PKD yang bertugas dalam satu shift kerja tak ada perubahan yakni 24 personel.

“Enggak ada perubahan ka­lau di PKD. Tetap segitu jum­lah yang bertugas,” ucap dia.

Sementara itu, salah seorang pemudik, Irwan (46 tahun) menyebut kalau mudik meng­gunakan kereta di Lebaran ta­hun ini tak berbeda jika diban­ding tahun-tahun sebelumnya. Enggak ada lonjakan, biasa saja. Tiap tahun kan sekeluarga pulang naik kereta, ya memang harus pesan tiket tiga bulan se­belumnya. Tapi ya biasa saja, seperti tahun-tahun lalu.

Bersama tiga orang putra dan istri, Irwan mengatakan keluarganya memilih pulang ke Jakarta hari Selasa (11/6) untuk menghindari penum­pukan penumpang di Stasiun Cirebon. Apalagi dia dan tiga anaknya baru berkegiatan lagi pada tanggal 13 Juni 2019.

“Jadi tadi pas pulang sih sudah relatif sepi ya dari Cire­bonnya. Karena kalau enggak salah kan peak season itu justru kemarin-kemarin,” kata dia.

Hal yang sama disampai­kan oleh Ali (37 tahun) dari Bandung. Dia mengaku sudah mempersiapkan tiket pulang sejak sebelum Ramadan. Ka­lau enggak gitu khawatir tidak kebagian.

mza/Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment