Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments

Pengurus Masjid Diminta Ramah Lingkungan

Pengurus Masjid Diminta Ramah Lingkungan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta seluruh Pengurus masjid di Jakarta diminta untuk ramah lingkungan, yakni dengan memanfaatkan air tanah yang didaur ulang dari air limbah.

“Saya mengimbau kepada semua masjid, untuk memanfaatkan pendekatan ramah lingkungan. Termasuk Masjid As Salam, sudah ada tujuh resapan disini. Jadi, semua tempat tempat ini supaya ikut menjadikan masjid sebagai percontohan dalam pengolaan air yag ramah lingkungan,” ujar Anies usai meresmikan Masjid As-Salam Joglo, Jakarta Barat, Jum’at (25/5).

Di Jakarta, lanjutnya, ada lebih sembilan ribu masjid. Jika ribuan Masjid lebih hemat menggunakan air tanah, diharapkan ikut menekan penurunan muka tanah (subsidance land) di Jakarta. Salah satu masjid di Jakarta Timur, cerita Anies, seringkali disebut sebagai Masjid Sahabat Bumi.

“Karena sejak 2004 menggunakan pendekatan sustainable development dalam pengolahan airnya. Jadi, semua air yang digunakan untuk wudhu kemudian didaur ulang, disiapkan sumur resapan lalu ada proses untuk pengolaan air yang baik,” katanya.

Masjid Sahabat Bumi ini telah 14 tahun melakukan pengelolaan air ramah lingkungan. Air tersebut diyakini bisa menyucikan diri karena sering digunakan untuk berwudhu.

Terkait Masjid Assalam-Joglo, Anies mengatakan, diharapkan bisa digunakan semakmur mungkin oleh warga. Masjid ya g dibangun di atas tanah milik Pemprov DKI Jakarta itu dibangun secara swadaya oleh warga sekitar.


pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment