Koran Jakarta | July 22 2018
No Comments

Penguatan Diprediksi Terbatas

Penguatan Diprediksi Terbatas

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Penguatan rupiah awal pekan ini diperkirakan berlangsung sesaat. Sebab, pelaku pasar tengah menantikan rapat bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang diyakini bakal menaikkan bunga acuannya (FFR).

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (12/3) sore, menguat delapan poin dari sehari sebelumnya menjadi 13.756 rupiah per dollar AS.

“Faktor teknikal menjadi salah satu sentimen yang menopang rupiah untuk bergerak menguat terhadap dollar AS,” ujar Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova di Jakarta, Senin.

Menurut dia, sebagian pelaku pasar uang memanfaatkan posisi dollar AS yang mengalami apresiasi dalam beberapa hari terakhir ini untuk melakukan aksi ambil untung.

Kendati demikian, lanjut dia, penguatan nilai tukar rupiah relatif terbatas mengingat cukup kuatnya proyeksi kenaikan suku bunga The Fed pada Maret ini. Diperkirakan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 20- 21 Maret nanti memutuskan kenaikan suku bunganya.

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment