Koran Jakarta | October 14 2019
No Comments
VARIA

Pengemis Beraset Besar Bukan PMKS

Pengemis Beraset Besar Bukan PMKS

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kor­ban Perdagangan Orang Kementerian Sosial, Sonny W Manalu, mengatakan, Legiman, pengemis di Pati, Jawa Te­ngah, yang mempunyai aset lebih dari satu miliar rupiah bukan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Ironis, mengemis untuk tujuan memperkaya diri sen­diri, bukan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pengemis tersebut sesungguhnya bukan masuk kategori PMKS, sebab mengemis hanya dijadikan kedok,” kata Sonny, di Jakarta, Senin (21/1).

Menurut Sonny, Legiman mengemis karena tidak me­miliki kemampuan produktivitas, dan menjadikan kegiatan mengemis sebagai kedok memperkaya diri yang menggam­barkan rendahnya moralitas.

Sonny mengatakan Kemensos memberikan perhati­an besar terhadap penanganan para gelandangan dan pengemis yang masuk dalam kategori PMKS, sehingga ha­rus betul-betul ditangani dengan baik. Namun, kata dia, jika kasus yang ditemukan seperti Legiman tentunya harus di­berikan efek jera.

Legiman terjaring razia Satpol PP Kabupaten Pati di kawasan Simpanglima Pati pada Sabtu malam (12/1). Saat diinterogasi ia mengaku memiliki rumah senilai 250 juta ru­piah, tanah senilai 275 juta rupiah, dan tabungan di bank sejumlah 900 juta rupiah. Ant/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment