Pengadilan Tolak Permohonan Suntik Mati Korban Tsunami | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 20 2017
No Comments

Pengadilan Tolak Permohonan Suntik Mati Korban Tsunami

Pengadilan Tolak Permohonan Suntik Mati Korban Tsunami

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BANDA ACEH - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Banda Aceh menolak permohonan euthanasia atau suntik mati yang diajukan Berlin Silalahi (46), korban tsunami tahun 2004. Putusan penolakan permohonan euthanasia disampaikan hakim tunggal Ngatemin.


“Menolak permohonan euthanasia yang diajukan Berlin Silalahi karena tidak ada aturan hukum yang mengaturnya. Euthanasia dilarang di Indonesia,” kata Ngatemin dalam persidangan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Banda Aceh, Jumat (19/5).


Sidang tersebut tidak dihadiri Berlin karena kondisinya lumpuh dan sakit pernapasan kronis. Sidang hanya dihadiri kuasa hukum pemohon, yakni Mila Kesuma dan Yusi Muharnina dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).


Menurut majelis hakim, permohonan euthanasia melanggar Undang Undang HAM. Mengabulkan euthanasia sama saja mencabut hak asasi seseorang dalam mempertahankan hidup. Euthanasia merupakan pelanggaran hak mutlak seseorang. Setiap orang punya hak untuk hidup. Apalagi agama Islam, euthanasia dilarang keras. Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment