Pendaftaran Tahap Pertama Belum Perlu SKCK | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Seleksi CPNS

Pendaftaran Tahap Pertama Belum Perlu SKCK

Pendaftaran Tahap Pertama Belum Perlu SKCK

Foto : Koran Jakarta/Teguh Raharjo
Penerimaan CPNS I Kabid Informasi Kepegawaian Kantor Regional III BKN, Budi Haryono (kiri) serta Kabid Pengadaan & Mutasi BKD Provinsi Jabar, Tulus Arifin (kedua dari kiri) menjelaskan penerimaan CPNS, di Gedung Sate, Bandung, Jumat (15/11).
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG - Masyarakat yang ingin mendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) ti­dak perlu mengurus Surat Ke­terangan Catatan Kepolisian (SKCK) ke Polres terdekat. Da­lam pendaftaran administrasi atau pendaftaran tahap per­tama, SKCK belum diperlukan.

“Hanya empat syarat yang wajib di-upload melalui pen­daftaran online. Syarat tersebut adalah KTP, ijazah, transkrip nilai, dan foto dengan back­ground merah. Tidak diper­lukan SKCK,” kata Kabid In­formasi Kepegawaian Kantor Regional III Badan Kepegawa­ian Negara (BKN), Budi Hary­ono, pada acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Bandung, Jumat (15/11).

Menurut Budi, pendaftaran CPNS tahun 2019 jauh lebih mu­dah dalam pemberkasan per­syaratan administratif. Nantinya CPNS harus membuat foto selfie saat meng-upload pendaftaran administrasi. Tujuannya, me­mastikan jika pendaftar adalah benar bukan titipan. Selain itu bisa saja foto yang di-upload adalah foto lama.

Masa Sanggah

Saat diumumkan nanti, tambah Budi, jika pelamar merasa tidak puas, akan diberi­kan masa sanggah. Tujuannya, memberikan transparansi dari pihak panitia agar memuaskan seluruh pendaftar. Masa sang­gah diberikan tiga hari setelah pengumuman lolos adminis­trasi dan akan mendapatkan ja­waban paling lambat tujuh hari setelahnya. Setelah itu panitia seleksi akan mengumumkan daftar peserta yang lolos untuk mengikuti tes tahap kedua.

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar, Tulus Ari­fin mengatakan formasi CPNS untuk wilayah Jabar tahun ini terbuka untuk 11.041 posisi, baik untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Untuk CPNS tingkat provinsi terbuka bagi 1.934 orang, di mana pa­ling banyak untuk posisi tenaga teknis yakni sebanyak 1.002 orang. Untuk tenaga pendidik sebanyak 839 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 93 orang.

Tulus mengatakan jumlah lowongan CPNS di Jabar tahun 2019 ini bertambah dua kali li­pat dari tahun 2018. Tahun lalu pendaftar CPNS mencapai 29 ribu orang sehingga tahun ini diperkirakan pendaftar CPNS di Jabar akan mencapai 50 ribu orang.

Menurut Tulus, pendaftaran CPNS untuk tingkat Jabar dim­ulai 13 November hingga 26 November untuk proses seleksi administrasi. Ada tiga formasi yang bisa diikuti yakni formasi tenaga teknis, pendidik, dan perawat atau kesehatan. Jabar menjadi tujuan pilihan untuk mendaftar PNS, kalau mendaf­tar jangan mepet, takut melon­jak jadi lebih sulit. tgh/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment