Koran Jakarta | October 19 2017
No Comments

Penanganan Kasus Biro Umrah KRK oleh Polri Sangat Lambat

Penanganan Kasus Biro Umrah KRK oleh Polri Sangat Lambat

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) akan melaporkan kasus agen biro umrah Kafilah Rindu Ka’bah (KRK) ke Ombudsman Republik Indonesia dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait penanganan kasus tersebut oleh Polri yang kunjung selesai.


“Kami akan melaporkan Polri karena penanganan kasus dugaan penipuan dan penelantaran calon jamaah yang tidak kunjung selesai, padahal kasusnya sudah berjalan lebih dari setahun,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, di Jakarta, Jumat (22/9).


Tulus mengatakan kasus yang terjadi terhadap KRK, biro umrah di bawah manajemen PT Assyifa Wisata Mandiri, lebih dulu muncul dibanding kasus First Travel yang pemiliknya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.


Karena itu, Tulus mempertanyakan mengapa polisi terkesan lama menangani kasus tersebut. Padahal, menurut catatan YLKI, konsumen sudah melaporkan kasus tersebut sampai empat kali, yaitu ke Badan Reserse Kriminal Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polrestabes Surabaya. cit/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment