Pemudik Diimbau Sesuaikan Waktu untuk Antisipasi Kemacetan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments

Pemudik Diimbau Sesuaikan Waktu untuk Antisipasi Kemacetan

Pemudik Diimbau Sesuaikan Waktu untuk Antisipasi Kemacetan

Foto : Istimewa
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono mengimbau para pemudik yang habis merayakan Idul Adha di kampung halaman bisa mengantisipasi kepadatan lalu lintas di jalan. Diprediksi arus balik Hari Raya Idul Adha terjadi pada Minggu (2/8) sore hingga malam hari. 

"Kami khawatir kalau para pemudik tidak bisa menyesuaikan kondisi di lapangan, sehingga kemacetan tidak bisa dihindarkan," kata Istiono sebagaimana keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (2/8).

Terlebih, lanjut Istiono, saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Karenanya, penting untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas.

"Diingatkan, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, masyarakat wajib menjaga protokol kesehatan dan memperhatikan imunitas tubuh. Menggunakan masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan wajib dilakukan," ucapnya.

Istiono menambahkan pihaknya kini sudah siap mengantisipasi lonjakan arus balik pada kesempatan ini. "Insya Allah kami dengan stakeholders terkait siap untuk mengantisipasi arus balik," ujar Istiono.

Diketahui, mulai Sabtu (1/8) sampai Senin (3/8) pukul 08.00 WIB, diberlakukan kendaraan barang sumbu tiga ke atas dari Jateng menuju Jakarta dilarang melewati jalur tol. Kendaraan tersebut dialihkan melewati jalur arteri atau jalan nasional. 

Pengalihan dimulai dari perbatasan tol Jatim-Jateng serta exit tol Jateng. Dengan demikian dipastikan clear betul di exit tol Kanci tidak ada yang melewati jalur tol.

Sementara itu, arus balik diprediksi ada sekitar 160 ribu kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui gate tol Cikarang Utama (Cikatama) dan 140 ribu melalui Kalihurip Utama (Kalitama), sehingga akan mengalami penumpukan di pertemuan km 66. 

"Oleh karenanya, perlu dipersiapkan lebih awal untuk melakukan contra flow dari km 65 sampai dengan km 47 arah Jakarta," kata Istiono.

Istiono meminta Dirlantas Polda Jateng, Dilantas Polda Jabar, dan Dirlantas Metro Jaya beserta jajaran bersama Dinas Perhubungan agar mengantisipasi untuk pengalihan kendaraan barang tersebut, serta mempersiapkan personel yang cukup untuk rekayasa lalu lintas, baik contra flow maupun one way secara situasional dari km 65 sampai gate tol Halim dalam Kota Jakarta dengan melihat dinamika di lapangan.

"Rest-rest area agar dilakukan penutupan apabila sudah penuh dengan cara buka tutup tiap 2 jam," jelasnya.

Perlu dilakukan patroli terus agar tidak ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan tol. "Diharapkan kesiapsiagaan penuh jajaran untuk antisipasi arus balik ini," tutur Istiono. fdl/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment