Koran Jakarta | January 22 2019
No Comments
suara daerah

Pemprov Terus Berinovasi untuk Rakyat Sumbar

Pemprov Terus Berinovasi untuk Rakyat Sumbar

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menempati posisi tiga besar dalam Malam Penghargaan Innova­tive Government Award 2018 di Jakarta, baru-baru ini. Peringkat pertama diduduki Provinsi Jawa Barat, sedang­kan peringkat kedua diduduki Provinsi Jawa Timur. Dengan pencapaian tiga besar, Provinsi Sumatera Barat menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang masuk dalam kate­gori terbaik dalam melakukan inovasi pelayanan yang ber­dampak pembangunan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, menerima penghargaan yang diserah­kan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. Aneka inovasi telah dilakukan oleh jajaran Pemerintah Pro­vinsi Sumatera Barat sehingga meraih peringkat ketiga dalam Malam Penghargaan Innova­tive Government Award 2018 di Jakarta.

Inovasi Government Award merupakan inovasi atau tero­bosan yang telah dilakukan pe­merintah provinsi, pemerintah kota, dan pemerintah kabupa­ten yang membawa dampak positif terhadap pelayanan masyarakat.Pemilihan Inovasi Govern­ment Award 2018 tahun ini, yang unik adalah masuknya daerah perbatasan dan daerah tertinggal sebagai nominator.

Semua orang sebenar­nya memiliki potensi untuk dalam penemuan-penemuan baru. Inovasi adalah sebuah kebutuhan untuk bisa menca­pai kemajuan, karena itu patut diapresiasi.Bagaimanapun kecilnya sebuah inovasi, akan berkontribusi terhadap kema­juan dan harus dihargai.

Badan Penelitian dan Pe­ngembangan Sumatera Barat akan terus menindaklanjuti hasil inovasi yang ada agar bisa berguna bagi masyarakat, tidak hanya mengendap dalam dokumen kemudian dilupa­kan. Inovasi tidak hanya terba­tas pada teknologi informasi, tetapi juga pada berbagai hal yang tujuannya membuat se­suatu lebih efektif dan efisien.

Untuk mengetahui apa saja dan harapan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sete­lah meraih penghargaan ini, wartawan Koran Jakarta, Eko Nugroho, berkesempatan me­wawancarai Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, di Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Selamat atas prestasi yang diraih Provinsi Sumatera Ba­rat. Apa makna penghargaan ini bagi jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat?

Provinsi Sumatera Barat dalam kancah Innovative Go­vernment Award ini selama tiga tahun berturut-turut se­lalu berada pada posisi ketiga. Keberhasilan ini tidak lepas dari kinerja Gubernur Irwan Prayitno bersama organisasi perangkat daerah di ling­kungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Apa saja yang telah di­lakukan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sehingga meraih prestasi membanggakan ini?

Berbagai hal telah di­lakukan dengan baik, upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terus di­lakukan inovasi daerah sesuai dengan perkembangan yang terjadi. Kepada para organisasi perangkat daerah di ling­kungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Balitbang, kami juga beri apresiasi atas apa yang telah diperbuat sela­ma ini. Mudah-mudahan ta­hun depan Provinsi Sumatera Barat bisa lebih baik lagi.

Inovasi apa yang telah dilakukan Provinsi Sumatera Barat sehingga me­raih prestasi ketiga dalam Innovative Government Award 2018?

Di Provinsi Sumatera Barat ini banyak perizinan, bagaimana mempercepat keluarnya per­izinan, baik dalam pengurusan izin investasi, peng­urusan dokumen masalah kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Saat ini, semua dinas di Provinsi Sumatera Barat semuanya melakukan banyak inovasi.

Semua dinas melakukan terobosan. Birokrasi yang pan­jang, dipotong, sehingga waktu dan pekerjaan menjadi lebih efisien. Efektivitas ditonjolkan. Setiap dinas ditargetkan me­lakukan sepuluh inovasi. Jadi sepuluh inovasi setiap dinas.

Bagaimana agar tidak ada lagi pungutan liar serta suap dalam pengurusan izin di Provinsi Sumatera Barat?

Dengan online single sub­mission, tidak ada lagi orang ketemu orang. Di dalam proses ini tidak ada lagi yang ketemu karena diterapkan online single submission itu. Pemba­yaran pajak sampai pembayaran gaji pegawai juga di­lakukan dengan menggunakan rekening. Jadi untuk pembayar­an gaji, tidak lagi dengan cash atau tunai, tetapi diba­yarkan langsung menggunakan rekening.

Semua itu menjadikan la­yanannya terintegrasi?

Online single submission atau sistem pelayanan perizin­an berusaha terintegrasi secara elektronik merupakan sebuah kebutuhan utama agar bisa tetap eksis dalam menyesuai­kan diri di arus perkembangan globalisasi seperti sekarang ini. Melalui online single submission ini pelaku usaha dapat melakukan pendaftaran dan pengurusan penerbitan izin usaha dan penerbitan izin komersial atau operasi secara terintegrasi.

Adakah inovasi lainnya?

Di Provinsi Sumatera Barat sekarang juga dilakukan Nan Tajam atau perizinan tiga jam. Semua inovasi yang dilakukan itu di bawah tanggung jawab Badan Penelitian dan Pengem­bangan.

Apa yang dirasakan ma­syarakat dengan inovasi yang dilakukan Provinsi Sumatera Barat?

Dengan terobosan yang di­lakukan, dengan inovasi yang ada maka dalam pengurusan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk, pengurusan menjadi lebih murah dan ce­pat. Jadi, sangat terasa sekali manfaatnya bagi masyarakat Sumatera Barat. Termasuk di kecamatan, internet juga kami paksakan ke pegawai keca­matan agar mereka mengerti. Dipaksakan artinya dengan pembinaan.

N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment