Koran Jakarta | December 17 2018
No Comments
suara daerah

Pemkab Terus Gencar Kembangkan Wisata di Anambas

Pemkab Terus Gencar Kembangkan Wisata di Anambas

Foto : antara / Saud
A   A   A   Pengaturan Font

Potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas sangat besar. Dengan ratusan pulau berpasir putih ditambah dengan ke­indahan bawah laut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung. Keinginan wisatawan untuk datang ke Anambas mejadi mudah dengan dibukanya penerbangan reguler dari Ba­dara Batam menuju Bandara Letung PP dengan maskapai Wings Air.

Untuk mengetahui ber­bagai hal yang telah dan akan dilakukan pimpinan daerah ini, wartawan Koran Jakarta, Muhammad Zaki Alatas, berkesempatan mewawanca­rai Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, usai pembukaan rute baru Wings Air, di Bandara Letung, Anam­bas, beberapa waktu lalu. Beri­kut petikan selengkapnya.

Bagaimana respons ma­syarakat terkait dibukanya rute baru ini?

Kami mengucapkan teri­ma kasih kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kemen­terian Perhubungan (Kemen­hub) yang telah membangun bandara dan mendorong para maskapai untuk beroperasi ke daerah kami. Dengan adanya bandara ini, daerah kami men­jadi destinasi kunjungan para wistawan.

Lalu, persiapan Pemkab menyambut wisatawan?

Saat ini yang menjadi fokus persiapan kami adalah mempermudah konentivitas antarpulau di Anambas de­ngan transportasi antarmoda darat dan laut. Saat ini, kami memiliki 255 pulau dengan 26 pulau berpenghuni sehingga dibutuhkan akses masyara­kat menuju ke pulau-pulau tersebut. Harus disediakan konektivitasnya, terutama ang­kutan antarpulau.

Saat ini transportasi laut masih kurang?

Untuk saat ini transportasi laut antarpulau di Anambas maupun ke luar daerah kami memang sudah ada. Namun, dengan adanya rute baru pe­nerbangan ke Bandara Letung ini maka perlu disesuaikan dan ditambah. Penambahan diperlukan agar para wistawan yang baru mendarat dan ingin menuju tempat penginapan dan destinasi wisatawan dapat tersambung dan tidak terhambat.

Lalu, apa saja yang perlu dilengkapi dalam pengem­bangan pariwisata Anambas?

Yang saat ini kami butuh­kan adalah angkutan antar­moda dari dan ke bandara menuju pelabuhan penye­berangan, speedboth pariwisa­ta untuk mengantar wistawan ke penginapan.

Selain itu apa yang dibu­tuhkan?

Kami juga mengharapkan provider telekomunikasi untuk bisa memperkuat pelayanan di pulau-pulau kami sehingga masyarakat dan wisata­wan dapat lebih mudah mengakses telekomuni­kasi dan internet di daerah kami.

Bagaimana Anda mengatasi permasalah­an tersebut?

Kami men­coba meminta dukungan dengan menyurati, menda­tangi beberapa instansi di pemerintah pusat, baik dari kementerian terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, hingga Kementerian Komunikasi dan Telekomunikasi. Selain itu, kami meminta bantuan dari perusahaan telekomunikasi seperti Telkomsel dan Indosat untuk menambah jaringannya di beberapa pulau.

Bagaimanana dengan event pariwisata?

Meski terdapat kendala, na­mun upaya untuk menghidup­kan kembali geliat pariwisata terus kami lakukan. Upaya tersebut, salah satunya dengan membuat sejumlah rangkai­an event dan kegiatan yang dirangkum menjadi rangkaian kalender kegiatan kabupaten.

Event-event apa saja?

Cukup banyak. Seperti pada April lalu, kami memi­liki Pagelaran Budaya Melayu, bulan Mei ada Sail Anambas to Natuna, bulan Juli ada Festival Padang Melang, lalu bulan depan ada Takbir Pawai Kelil­ing Tahun Baru Hijriah, dan Festival Kue Bulan.

Lalu, terkait promosi wisata Anambas untuk men­datangkan wisatawan bagaimana?

Untuk masalah promosi, kami terus gencarkan dengan ber­bagai macam alat promosi media.

N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment